
Pantau - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi membuka kembali proses bidding untuk tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026 setelah Indonesia, melalui PBSI, mengundurkan diri dari tanggung jawab sebagai penyelenggara.
PBSI Kembalikan Hak Tuan Rumah ke BWF
PBSI secara resmi mengembalikan hak tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026 kepada BWF.
Pihak BWF menyebut keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan menyeluruh, dan demi kepentingan semua pihak.
Situasi terkini membuat penyelenggaraan di Indonesia dianggap tidak memungkinkan untuk dilaksanakan.
Proses Bidding Internasional Dimulai
Menanggapi pengunduran diri Indonesia, BWF langsung membuka kembali proses bidding kepada seluruh federasi anggota.
Dokumen Request for Proposal (RFP) telah diterbitkan dan menjelaskan secara rinci hak serta kewajiban calon tuan rumah.
BWF akan mendorong partisipasi aktif dari federasi yang telah berpengalaman maupun dari pasar berkembang.
Tenggat pengajuan proposal ditetapkan pada 28 Februari 2026.
Kunjungan lokasi dan penyusunan daftar kandidat terpilih dijadwalkan paling lambat 15 Maret 2026, dengan keputusan final mengenai tuan rumah akan diumumkan pada kuartal pertama tahun 2026.
Ajang Bergengsi di Level Junior
Kejuaraan Dunia Junior BWF merupakan salah satu turnamen paling bergengsi di tingkat usia muda dan menjadi ajang unjuk bakat calon bintang bulu tangkis dunia.
Pengunduran diri Indonesia cukup disayangkan, mengingat reputasinya sebagai salah satu negara terkuat dalam sejarah bulu tangkis dunia.
- Penulis :
- Gerry Eka








