
Pantau - Tim para tenis meja Indonesia menutup partisipasinya di ASEAN Para Games (APG) 2025 di Thailand dengan tambahan dua medali emas pada Minggu, 25 Januari 2026, menurut informasi dari laman resmi penyelenggara.
Dua Emas dari Ganda Putra dan Putri
Emas diraih oleh pasangan Cici Juliani/Sella Radayana di nomor ganda putri TT20 dan pasangan Banyu Tri/Komet Akbar dari nomor ganda putra TT18.
Selain itu, Indonesia juga mengoleksi empat medali perak dari nomor:
Ganda putra TT8 (Yayang Gunaya/Adyos Astan)
Ganda putri TT5–10 (Leli Marlina/Tarsilem)
Ganda putra TT14 (Leonardo Aritonang/Varly Tilaar)
Ganda putra TT20 (Muhammad Alfigo/Ridwanulloh)
Satu medali perunggu disumbangkan oleh pasangan Annisa Nur Qolbi/Agustiningsih di nomor ganda putri TT5–10.
Secara keseluruhan, cabang para tenis meja menyumbang:
7 medali emas
11 medali perak
25 medali perunggu
Namun jumlah tersebut mengalami penurunan dibanding ASEAN Para Games 2023, saat Indonesia meraih:
31 medali emas
16 medali perak
17 medali perunggu
Indonesia Lampaui Target, Raih Posisi Kedua Klasemen Akhir
Indonesia dipastikan finis di posisi kedua klasemen akhir ASEAN Para Games 2025, di bawah tuan rumah Thailand.
Tuan rumah keluar sebagai juara umum dengan total 175 emas, 155 perak, dan 158 perunggu.
Sementara Indonesia mencatat:
135 medali emas
144 medali perak
114 medali perunggu
Perolehan 135 medali emas ini melampaui target pemerintah yang sebelumnya ditetapkan sebesar 82 emas.
Kontribusi terbesar datang dari cabang para atletik dengan 44 emas dan para renang dengan 29 emas.
Upacara penutupan ASEAN Para Games 2025 dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Januari 2026, di Nakhon Ratchasima, Thailand.
- Penulis :
- Gerry Eka







