
Pantau - Tim bulu tangkis putra Jepang dan tim putri Korea Selatan sama-sama mencetak sejarah dengan meraih gelar juara perdana di ajang Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 yang digelar di Conson Gymnasium, Qingdao, China.
Kedua tim berhasil menundukkan tuan rumah China dengan skor telak 3-0 di babak final masing-masing sektor.
Kemenangan ini sekaligus memutus dominasi negara-negara tradisional seperti Indonesia, Malaysia, dan China dalam lima edisi sebelumnya.
Jepang Kunci Gelar Lewat Penampilan Solid
Tim putra Jepang tampil meyakinkan sejak awal pertandingan.
Yushi Tanaka membuka keunggulan Jepang dengan mengalahkan Hu Zhe An dua gim langsung, 21-10 dan 21-18.
Ganda putra Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi menambah poin dengan menundukkan pasangan China, He Ji Ting/Ren Xiang Yu lewat pertarungan tiga gim, 21-17, 14-21, 21-15.
Kemenangan Jepang dipastikan oleh Koki Watanabe yang tampil tenang di gim ketiga dan menaklukkan Zhu Xuan Chen dengan skor 22-24, 21-17, 21-18.
Ini menjadi gelar pertama Jepang sejak BATC pertama kali digelar pada tahun 2016.
Korea Selatan Dominan di Final Sektor Putri
Tim putri Korea Selatan juga menunjukkan dominasi atas China di partai final.
An Se-young, tunggal putri peringkat satu dunia, membuka keunggulan dengan mengalahkan Han Qian Xi 21-7, 21-14.
Ganda putri Baek Ha-na/Kim Hye-jeong menaklukkan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian 24-22, 21-8.
Kim Ga-eun memastikan kemenangan Korea setelah menundukkan Xu Wen Jing dalam laga tiga gim, 19-21, 21-10, 21-17.
Kemenangan ini menjadi gelar perdana Korea Selatan di sektor putri Kejuaraan Beregu Asia.
China harus puas finis sebagai runner-up di kedua sektor, sekaligus gagal meraih satu pun gelar di rumah sendiri.
Meski demikian, China tetap dianggap sebagai kekuatan utama yang akan diperhitungkan dalam persaingan menuju Piala Thomas dan Uber 2026.
Indonesia sendiri harus puas membawa pulang dua medali perunggu setelah langkah tim putra dan putri terhenti di babak semifinal.
- Penulis :
- Gerry Eka







