
Pantau - Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menjadi pahlawan harapan tim bulu tangkis putri Indonesia usai meraih kemenangan penting atas wakil Korea Selatan dalam laga semifinal Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 di Qingdao, China.
Pertandingan yang berlangsung di Conson Gymnasium pada Sabtu, 7 Februari 2026, itu menjadi momen krusial bagi tim Indonesia yang sebelumnya tertinggal 0-2.
Tampil Dominan, Dhinda Amankan Poin Pertama untuk Indonesia
Pemain tunggal putri berusia 19 tahun itu berhasil mengalahkan Park Ga-eun dalam dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-13.
Kemenangan ini memperkecil ketertinggalan Indonesia menjadi 1-2 atas Korea Selatan.
"Tadi dari awal mulai pertandingan memang tim sedang tertinggal 0-2 tapi pelatih mengingatkan bahwa main saja, tidak usah dipikirkan skornya. Karena pasti mereka yang lebih beban apalagi saya unggul rekor pertemuan dari Park Ga Eun", ungkap Dhinda.
Sejak awal gim pertama, Dhinda tampil agresif dan langsung memimpin 5-1, menutup interval dengan keunggulan 11-4.
Strategi menyerang ke area forehand lawan menjadi kunci keunggulannya di gim pertama.
Meski sempat melakukan beberapa kesalahan sendiri, Dhinda tetap mampu mengamankan gim pertama dengan skor 21-14.
Memasuki gim kedua, Park mencoba menaikkan tempo permainan, namun Dhinda merespons dengan variasi serangan seperti smash silang dan pukulan lurus yang efektif.
Ia tetap menjaga keunggulan hingga menutup gim kedua dengan skor 21-13.
Ketenangan dan Dukungan Tim Jadi Kunci Kemenangan
Di fase akhir pertandingan, Dhinda tampil lebih tenang dan matang, memanfaatkan backhand dropshot silang serta tekanan beruntun untuk menekan lawan.
"Saya sering sekali di beberapa pertandingan sebelumnya sudah unggul beberapa poin tapi jadi mepet, tadi berusaha buat lebih fokus, lebih konsisten dan bagaimana lawan tidak dapat berkembang dan dapat poin beruntun. Saya juga terus meyakinkan diri sendiri bahwa saya bisa, dukungan tim dari belakang juga sangat membantu", jelas Dhinda.
Sebelumnya, Indonesia tertinggal dua poin setelah Thalita Ramadhani Wiryawan dikalahkan Kim Ga-eun dengan skor 5-21, 4-21, dan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum kalah dari Baek Ha-na/Kim Hye-jeong 14-21, 10-21.
Masih tersisa dua pertandingan penentu yang akan dijalani ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti melawan Lee Seo Jin/Lee Yeon Woo, serta tunggal putri Ester Nurumi Tri Wardoyo melawan Kim Min Ji.
Dhinda tetap optimis terhadap peluang timnya.
"Setelah ini saya yakin kakak-kakak yang akan main berikutnya bisa memberikan yang terbaik dan mendapat dua poin untuk Indonesia", katanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan







