
Pantau - Tim atletik Indonesia meraih delapan medali emas dan satu perak dalam ajang Singapore Open Track & Field Championships 2026 yang berlangsung di Stadion Nasional, Singapura, pada 15–17 April 2026.
Pencapaian tersebut diraih oleh kontingen yang terdiri dari 15 atlet, lima pelatih, dan tiga tenaga pendukung yang diturunkan oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI).
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman menyampaikan apresiasi atas prestasi para atlet yang dinilai menunjukkan peningkatan signifikan di level internasional.
"Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda serta menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan prestasi ke level yang lebih tinggi," ungkapnya.
Rincian Perolehan Medali Atlet Indonesia
Daniel Simanjuntak menjadi penyumbang emas terbanyak dengan dua medali dari nomor 5.000 meter dengan catatan waktu 14:35.25 dan 10.000 meter dengan waktu 31:20.79.
Yad Hafizudin turut menyumbangkan emas dari nomor 1.500 meter dengan waktu 3:54.34.
Maria Natalia Londa meraih emas pada nomor lompat jangkit dengan lompatan sejauh 12,94 meter.
Atinna Nurkamila Intan menyumbang emas dari nomor lempar lembing dengan catatan 49,86 meter.
Idan Fauzan Richsan meraih emas pada nomor lompat galah dengan catatan 5,00 meter.
Novi Anggun Lestari mempersembahkan emas dari nomor 400 meter gawang putri dengan waktu 1:04.04.
Pandu Sukarya menambah emas dari nomor 3.000 meter halang rintang dengan waktu 9:21.77.
Sementara itu, Maulana Ismail meraih satu medali perak pada nomor 400 meter dengan catatan waktu 47,79 detik.
Harapan dan Evaluasi ke Depan
Marciano Norman menilai cabang olahraga atletik memiliki peran strategis dalam ajang multi cabang dan berpotensi menjadi lumbung medali bagi Indonesia.
"Semoga prestasi ini terus berlanjut pada kejuaraan internasional berikutnya. Saya yakin atletik segera menjadi lumbung medali Indonesia," ujarnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi pijakan untuk meningkatkan pembinaan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi di tingkat dunia.
- Penulis :
- Arian Mesa








