HOME  ⁄  Politik

PSI Pede Banget, Koalisi Besar Belum Terbentuk Tapi Memutuskan Bergabung

Oleh khaliedmalvino
SHARE   :

PSI Pede Banget, Koalisi Besar Belum Terbentuk Tapi Memutuskan Bergabung
Pantau - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memutuskan bergabung dengan koalisi partai politik pemerintah usai muncul wacana koalisi besar.

Padahal, koalisi besar ini baru sebatas wacana dan belum terbentuk secara fisik dan administrasinya. Lalu apa alasannya PSI memutuskan bergabung?

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menegaskan, 5 partai politik yang ada di koalisi besar tersebut, seperti Golkar, PAN, PPP, PKB, dan Gerindra memiliki visi yang sama dengan PSI, yakni sama-sama ingin menjaga kinerja Pak Jokowi selama menjabat presiden.

"Ini kan yang menyatukan semuanya (koalisi besar) adalah sama-sama ingin memastikan ada kesinambungan program Pak Jokowi. Semua sepakat kinerja pak Jokowi harus dijaga," kata Grace saat konferensi pers di Kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim No 194, Jakarta Pusat (Jakpus), Rabu (5/4/2023).

Grace mengakui kerumitan terbentuknya koalisi besar tersebut. Namun, Grace menganggap semua anggota koalisi besar akan tetap mengutamakan kesinambungan kebijakan Pak Jokowi.

"Memang rumit pasti karena semakin banyak membershipnya pasti akan semakin banyak kepentingan. Tetapi yang lebih besar daripada kepentingan masing-masing adalah ingin menjaga kesinambungan kebijakan Pak Jokowi," tuturnya.

Kendati koalisi besar masih sebatas wacana, Grace menekankan pihaknya terus ikut dalam proses komunikasi. Menurutnya, koalisi besar sedang dalam tahap penentuan formasi saat ini.

"Kan kita bilang kita ikut dalam komunikasinya. Kami menyatakan keinginan kan ini masih dalam tahap formasi," ungkapnya.

Hal terpenting menurut Grace, PSI hendak ingin pihaknya akan tetap dalam satu barisan dengan partai yang berkoalisi dengan Jokowi.

"Prosesnya masih terus berlangsung intinya kami ingin memastikan PSI akan berkoalisi dengan yang punya visi yang sama dengan Pak Jokowi," ungkapnya.
Penulis :
khaliedmalvino