
Pantau - Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, menyatakan tidak ingin terburu-buru memikirkan laga perempat final Piala Asia Futsal 2026 meski timnya sudah memastikan diri lolos dari fase grup.
Pernyataan ini disampaikan usai Indonesia mengalahkan Kirgistan dengan skor 5-3 pada laga kedua Grup A di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis.
Kemenangan tersebut membuat Indonesia memuncaki klasemen sementara Grup A dengan enam poin, ditemani Irak di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama.
Indonesia dipastikan akan menghadapi Thailand atau Vietnam dari Grup B di babak perempat final.
Souto Fokus Penuh ke Laga Kontra Irak
Meski lawan di babak perempat final mulai dibicarakan, Hector Souto menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah pertandingan terakhir fase grup melawan Irak.
"Tahukah Anda apa yang akan saya pikirkan begitu sampai di hotel? Irak. Irak. Irak. Irak. Irak. Dan setelah Irak selesai? Yang berikutnya. Yang berikutnya. Yang berikutnya," tegas Souto.
Ia menekankan bahwa pendekatan tim adalah dengan fokus satu per satu pada setiap pertandingan.
"Dan setelah yang berikutnya selesai? Jika kami pulang ke rumah? Istirahat. Jika kami tidak pulang? Yang berikutnya. Yang berikutnya. Yang berikutnya," lanjutnya.
Souto menyebut futsal sebagai olahraga yang harus dijalani hari demi hari, dan menyiapkan diri secara bertahap.
"Futsal itu dijalani hari demi hari. Hari demi hari. Hari demi hari. Anda menyiapkan segalanya, Anda mencoba melakukan yang terbaik," ujarnya.
"Terkadang semuanya berjalan sempurna, seperti saat melawan Korea. Terkadang, seperti dalam pekerjaan Anda, ada kalanya tidak semuanya berjalan baik," tambahnya.
Indonesia Tunjukkan Konsistensi, Didorong Dukungan Tuan Rumah
Pada laga melawan Kirgistan, lima gol Indonesia dicetak oleh Iqbal Iskandar, Firman Ardiansyah, Rio Pangestu, Ardiansyah Nur, dan Israr Megantara.
Ini menjadi kali kedua Indonesia mencetak lima gol di turnamen ini, setelah sebelumnya menang 5-0 atas Korea Selatan pada laga pembuka.
Di Piala Asia Futsal 2022, Indonesia juga mencapai babak perempat final namun tersingkir oleh Jepang.
Tahun ini, sebagai tuan rumah, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk mencetak sejarah baru.
"Indonesia Arena akan menjadi faktor kunci bagi kami di turnamen ini. Saya berharap Indonesia Arena bisa terisi penuh. Dengan dukungan itu, para pemain kami akan tampil lebih baik. Saya pikir, langkah demi langkah, mungkin kami bisa meraih hasil yang bagus," kata Hector Souto.
- Penulis :
- Aditya Yohan







