
Pantau - Persijap Jepara menargetkan kemenangan saat menghadapi Arema FC dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Senin, 2 Februari 2026.
Kemenangan ini menjadi krusial bagi Persijap yang saat ini masih berada di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan raihan 12 poin.
Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, menyatakan bahwa timnya bertekad melanjutkan tren positif usai meraih kemenangan atas PSM Makassar.
"Tim kami masih berada di zona merah. Sebelumnya kami sudah mendapatkan tiga poin dan berikutnya harus tetap begitu," ungkapnya.
Mental Pemain Meningkat, Pemain Asing Siap Tampil
Menurut Divaldo, kemenangan 2-0 atas PSM Makassar memberikan dampak positif terhadap mental para pemain.
Ia menegaskan bahwa semangat tinggi ditunjukkan anak asuhnya, baik saat bermain di kandang maupun tandang.
Seluruh pemain, termasuk rekrutan asing yang baru didatangkan, telah beradaptasi dan siap dimainkan dalam laga melawan Arema.
"Untuk pemain asing waktunya sangat efektif untuk persiapan pertandingan di putaran kedua. Pemain asing yang baru tiba, seperti Iker (Guarrotxena)," ia mengungkapkan.
Meski menyadari kekuatan skuad Arema FC, Divaldo tetap optimis timnya bisa meraih poin penuh di laga tandang tersebut.
Waspadai Debut Pemain Asing Arema FC
Pelatih asal Portugal itu juga mewaspadai kekuatan Gabriel Silva, pemain asing anyar Arema FC yang sebelumnya bermain untuk Terengganu FC di Malaysia Super League.
Silva menjadi perhatian khusus karena ini adalah debutnya bermain di Liga Indonesia, sehingga belum banyak informasi terkait gaya bermainnya.
"Ada juga pemain dari luar negeri yang datang kami masih belum tahu bagaimana karakteristiknya," ujar Divaldo.
Saat ini, Arema FC bertengger di posisi ke-12 klasemen dengan perolehan 21 poin.
- Penulis :
- Gerry Eka







