
Pantau - Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, membela Kylian Mbappe dari tudingan egois yang dilayangkan publik usai pertandingan Liga Champions antara Real Madrid dan Benfica yang berakhir dengan kekalahan 2-4 untuk Madrid.
Deschamps: Mbappe Bukan Pemain Egois
Dalam wawancara dengan beIN Sports pada Rabu, 4 Februari 2026, Deschamps menegaskan bahwa label “egois” terhadap Mbappe merupakan kesalahpahaman tentang perannya sebagai penyerang.
"Mbappe bukan pemain egois. Dia penyerang, tugasnya mengambil risiko, membuat perbedaan, dan menentukan hasil pertandingan," ungkapnya.
Deschamps juga menambahkan bahwa sejak Mbappe menjadi kapten timnas Prancis, pengaruhnya di luar lapangan sangat besar.
"Suaranya sangat didengar di ruang ganti dan pengaruhnya jauh lebih besar dari apa yang terlihat di lapangan," ia mengungkapkan.
Menurut Deschamps, ekspektasi publik terhadap kontribusi fisik Mbappe, seperti jarak lari atau jumlah tekel, tidak relevan untuk seorang penyerang.
"Peran utama penyerang adalah terus mengancam pertahanan lawan, menciptakan perbedaan, dan mengubah jalannya pertandingan. Dalam konteks itu, mentalitas yang kerap disebut sebagai 'ego' justru merupakan bagian dari naluri pemenang yang dimilikinya," tegasnya.
Kepemimpinan dan Pengaruh Mbappe dalam Tim
Deschamps juga menekankan pentingnya peran kepemimpinan Mbappe di dalam skuad timnas Prancis.
Ia menyebut bahwa pengaruh Mbappe tidak hanya berasal dari penampilannya di lapangan, tetapi juga dari kedekatannya dengan para pemain muda.
"Para pemain muda mengagumi dan mengikuti Mbappe," jelas Deschamps.
Ia menilai bahwa kepemimpinan Mbappe tercermin dari kemampuannya untuk menentukan hasil pertandingan serta memotivasi rekan-rekan satu tim.
Deschamps mengingatkan bahwa peran penyerang memang berbeda dengan posisi lain dan tidak bisa diukur dengan parameter yang sama seperti gelandang atau bek.
Ia menegaskan, "Kontribusi Mbappe tidak bisa diukur hanya berdasarkan statistik fisik, melainkan dari peran krusial yang ia mainkan di momen-momen penting."
Pernyataan Deschamps ini muncul sebagai respons terhadap sorotan tajam publik usai kekalahan Real Madrid dari Benfica di Lisbon, di mana Mbappe dinilai tampil individualis.
Namun bagi Deschamps, sikap Mbappe justru mencerminkan mentalitas seorang pemimpin dan pemenang sejati.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








