
Pantau - Nottingham Forest dikabarkan semakin dekat menunjuk Vítor Pereira sebagai pelatih kepala baru setelah klub memecat Sean Dyche pada Kamis 12 Februari 2026 di tengah tekanan hasil buruk di Liga Inggris.
Berdasarkan laporan Tribuna, media olahraga berbasis di Eropa, kabar tersebut mencuat karena Pereira disebut memiliki hubungan dengan pemilik Forest Evangelos Marinakis.
Pereira dan Marinakis sebelumnya pernah bekerja sama di klub Yunani Olympiakos F.C.
Pelatih asal Portugal itu dilaporkan telah menggelar pembicaraan dengan manajemen klub terkait kemungkinan mengambil alih kursi pelatih di City Ground.
Forest bergerak cepat mencari pengganti Dyche yang hanya bertahan selama 114 hari sejak ditunjuk.
Sebelum Dyche, Forest juga sempat dilatih Ange Postecoglou yang masa jabatannya lebih singkat yakni 40 hari.
Meski Dyche hanya menelan satu kekalahan dalam enam laga terakhir di Liga Inggris musim ini, hubungan dengan skuad disebut kurang harmonis.
Dyche juga menjadi sasaran kekecewaan suporter saat Forest bermain imbang tanpa gol melawan Wolverhampton Wanderers F.C. pada Kamis.
Saat ini Nottingham Forest F.C. berada di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 dengan keunggulan tiga poin dari zona degradasi.
Pereira saat ini berstatus tanpa klub setelah dipecat Wolverhampton pada November 2025.
Ia menghabiskan 11 bulan di Stadion Molineux dan berhasil membantu Wolves bertahan di Liga Inggris musim lalu.
Pengalaman mempertahankan klub dari degradasi menjadi salah satu pertimbangan utama manajemen Forest dalam mencari pengganti Dyche.
Manajemen Forest disebut menginginkan pelatih dengan kemampuan manajemen pemain yang kuat seperti Nuno Espírito Santo.
Jika resmi ditunjuk, Pereira akan memiliki waktu sekitar sepekan untuk mempersiapkan tim menghadapi Fenerbahçe S.K. dalam laga Liga Europa 2025/2026 pada Jumat 20 Februari 2026.
Nottingham Forest tidak memiliki pertandingan akhir pekan ini setelah tersingkir dari Piala FA.
Keputusan penunjukan pelatih baru dinilai krusial bagi Forest yang berada dalam tekanan untuk segera memperbaiki performa dan menjauh dari ancaman degradasi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







