
Pantau - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto menegaskan akan memberikan sanksi kepada pemain timnas yang terbukti terlibat dalam keributan usai laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Dewa United dan Bhayangkara FC pada Minggu (19/4).
Nova menyampaikan bahwa pemain timnas usia muda harus menjadi teladan di lapangan maupun di luar pertandingan.
Ia mengatakan, "Seandainya benar ada pemain timnas usia muda yang terlibat (dalam keributan) pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan karena sudah seharusnya pemain timnas usia muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya."
Kronologi Keributan Usai Pertandingan
Keributan terjadi setelah pertandingan EPA U-20 di Stadion Citarum yang dimenangkan Dewa United U-20 dengan skor 2-1.
Situasi memanas setelah peluit panjang dibunyikan, di mana pemain kedua tim terlibat aksi dorong-dorongan hingga berujung bentrokan.
Beberapa pemain bahkan melakukan tindakan agresif, termasuk tendangan berbahaya yang menjadi sorotan.
Salah satu insiden melibatkan pemain Bhayangkara FC U-20 sekaligus eks Timnas U-17, Fadly Alberto Hengga, yang terlihat menendang pemain lawan.
Evaluasi dan Penelusuran Pemain Terlibat
Nova mengaku menyayangkan kejadian tersebut karena melibatkan pemain muda yang masih dalam tahap pembinaan.
Ia mengungkapkan, "Pastinya apa pun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk dicontoh pemain lainnya."
Saat ini, tim pelatih masih melakukan penelusuran untuk mengetahui kronologi lengkap serta mengidentifikasi pemain yang terlibat.
Ia menegaskan sanksi akan diberikan sebagai bentuk pembinaan dan efek jera jika terbukti ada pemain timnas yang terlibat.
Nova juga berharap insiden ini menjadi pelajaran agar sportivitas tetap dijunjung tinggi dalam setiap pertandingan.
Ia menambahkan, "Semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali."
- Penulis :
- Aditya Yohan








