
Pantau - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengimbau nasabahnya, khususnya pengguna layanan KlikBCA Bisnis, untuk waspada terhadap modus penipuan phishing yang menyasar lewat situs web palsu dengan tampilan menyerupai laman resmi bank.
Sejumlah nasabah bisnis dilaporkan mengalami kerugian setelah secara tidak sadar mengakses situs palsu yang menyerupai login page KlikBCA Bisnis.
Website palsu tersebut biasanya memiliki alamat mirip, seperti awalan “vpk...”, bukan “vpn.klikbca.com” yang resmi.
Akibatnya, dana yang ditransfer oleh nasabah justru masuk ke rekening penipu.
BCA Tegaskan Sistem Aman, Ini Murni Phishing
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan bahwa kasus ini bukan kebocoran data ataupun kegagalan sistem BCA.
"Ini adalah kasus penipuan phishing, bukan kebocoran sistem. Sistem internal BCA tetap aman," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa korban memasukkan data rahasia ke situs palsu, yang kemudian dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk mengakses akun mereka.
Imbauan Resmi dan Saluran Komunikasi yang Aman
BCA menekankan pentingnya nasabah hanya mengakses situs resmi:
KlikBCA: https://www.bca.co.id
KlikBCA Bisnis: https://vpn.klikbca.com
Nasabah juga diimbau untuk tidak mengakses link dari hasil pencarian Google secara sembarangan, serta tidak membagikan data rahasia seperti PIN, password, OTP, dan appli token key.
Untuk komunikasi, BCA mengingatkan agar nasabah hanya menghubungi kanal resmi berikut:
Halo BCA: 1500888 (tanpa awalan apa pun)
WhatsApp resmi: 0811-1500-998
Instagram: @goodlifebca
Aplikasi resmi: myBCA dan haloBCA
Tips Hindari Phishing
BCA turut membagikan langkah-langkah pencegahan yang bisa diterapkan nasabah, antara lain:
Ketik langsung alamat website, jangan klik dari hasil pencarian
Pastikan URL dimulai dengan HTTPS dan alamat resmi
Jangan klik tautan mencurigakan dari email, WhatsApp, atau SMS
Gunakan fitur bookmark untuk akses cepat ke situs penting
Segera laporkan aktivitas mencurigakan ke Halo BCA
Penipuan berbasis phishing kian marak dan menyasar berbagai kalangan, termasuk pemilik akun bisnis.
Karena itu, kewaspadaan menjadi kunci utama agar terhindar dari kejahatan digital.
- Penulis :
- Gerry Eka







