Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Elon Musk Pertimbangkan Merger SpaceX, Tesla, dan xAI: Strategi Konsolidasi Jelang IPO

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Elon Musk Pertimbangkan Merger SpaceX, Tesla, dan xAI: Strategi Konsolidasi Jelang IPO
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Elon Musk memegang boneka Air Force One saat tiba di Halaman Selatan Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat, Rabu (19/2/2025). ANTARA/Xinhua/Hu Yousong/aa..)

Pantau - Tiga perusahaan milik Elon Musk, yakni SpaceX, Tesla, dan xAI, dikabarkan sedang menjajaki kemungkinan merger atau penggabungan usaha, menurut laporan Tech Crunch yang dirilis pada Jumat (30/1).

Pembicaraan mengenai konsolidasi masih berada pada tahap awal, dengan dua skenario utama yang sedang dikaji, yaitu penggabungan antara SpaceX dan Tesla, serta penggabungan antara SpaceX dan xAI.

Salah satu skenario yang paling mungkin diwujudkan adalah penggabungan xAI ke dalam struktur SpaceX sebelum penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) SpaceX yang dijadwalkan tahun ini.

xAI sendiri merupakan perusahaan kecerdasan buatan yang telah mengakuisisi platform media sosial X, dan kini berada di bawah kendali Elon Musk.

Dokumen Baru Picu Spekulasi Merger, Produk Strategis Bisa Diintegrasikan

Dokumen perusahaan menunjukkan pendirian dua entitas baru di Nevada pada 21 Januari 2026, yaitu K2 Merger Sub Inc. dan K2 Merger Sub 2 LLC, yang memicu spekulasi tengah disiapkannya proses merger secara struktural.

Jika penggabungan terjadi, maka sejumlah produk andalan seperti chatbot Grok, platform X, jaringan satelit Starlink, dan roket SpaceX akan berada dalam satu entitas perusahaan.

Perwakilan SpaceX dan xAI hingga kini belum memberikan komentar resmi.

Potensi keuntungan dari merger ini mencakup pemanfaatan pusat data xAI di luar angkasa, sejalan dengan gagasan Elon Musk sebelumnya.

Integrasi antara SpaceX dan Tesla juga memungkinkan sinergi antara teknologi penyimpanan energi milik Tesla dan infrastruktur luar angkasa milik SpaceX.

Langkah konsolidasi ini selaras dengan strategi Musk yang sejak lama ingin menyatukan atau setidaknya berbagi sumber daya antar perusahaan yang ia miliki.

xAI Dapat Suntikan Investasi, SpaceX Siap IPO

Pada tahun lalu, SpaceX dilaporkan telah menyuntikkan dana sebesar 2 miliar dolar AS ke xAI.

Tesla juga disebut menanamkan investasi dengan nilai yang sama ke perusahaan kecerdasan buatan tersebut.

Sebelumnya, xAI telah mengakuisisi platform media sosial X dalam kesepakatan senilai 80 miliar dolar AS untuk xAI dan 33 miliar dolar AS untuk X.

SpaceX, yang didirikan oleh Elon Musk pada 2002, saat ini memiliki valuasi mencapai sekitar 800 miliar dolar AS berdasarkan transaksi penjualan saham sekunder, menjadikannya salah satu perusahaan swasta dengan nilai tertinggi di Amerika Serikat.

Laporan Financial Times menyebutkan bahwa Elon Musk berencana membawa SpaceX melantai di bursa saham pada Juni mendatang, meskipun rencana-rencana besar Musk sebelumnya kerap mengalami perubahan jadwal.

Penulis :
Aditya Yohan