
Pantau - Sejumlah perusahaan teknologi global seperti Google, Microsoft, Meta, Amazon, hingga OpenAI membentuk koalisi untuk memperkuat pemberantasan penipuan daring melalui kesepakatan bersama yang diumumkan pada Rabu (18/3/2026).
Koalisi Industri Hadapi Maraknya Scam
Koalisi bernama Industry Accord Against Online Scams and Fraud ini dibentuk sebagai inisiatif kolaboratif untuk menghadapi kejahatan digital yang semakin marak dan terjadi lintas platform.
Selain perusahaan teknologi, kesepakatan ini juga melibatkan sejumlah perusahaan lain seperti Adobe, LinkedIn, Target, Levi Strauss & Co, Match Group, dan Pinterest.
Koalisi ini bertujuan menghadirkan pendekatan terpadu di tingkat industri dalam memerangi penipuan daring yang kerap dilakukan oleh jaringan kriminal terorganisir.
Penguatan Sistem Keamanan dan Deteksi
Dalam implementasinya, koalisi akan mengembangkan berbagai langkah seperti penambahan alat deteksi penipuan, peningkatan fitur keamanan pengguna, serta sistem verifikasi yang lebih ketat dalam transaksi keuangan.
Selain itu, koalisi juga akan menyusun praktik terbaik untuk mendeteksi, mencegah, dan melaporkan penipuan serta mendorong pertukaran informasi antara perusahaan dan aparat penegak hukum.
Di sisi kebijakan, koalisi berencana mendorong pemerintah di berbagai negara untuk menjadikan pencegahan penipuan sebagai prioritas nasional.
Meski demikian, seluruh komitmen dalam kesepakatan ini bersifat sukarela tanpa sanksi bagi perusahaan yang tidak menjalankannya.
Sejumlah perusahaan yang tergabung sebelumnya telah mengembangkan fitur pencegahan penipuan seperti peringatan akun mencurigakan oleh Meta dan verifikasi identitas perekrut oleh LinkedIn.
- Penulis :
- Aditya Yohan







