Pantau Flash
Liga 1 2020 Dimulai, Wakil Presiden Harapkan Kompetisi Sehat
Siap-siap, Beli Ponsel di Atas Rp7 Juta dari Luar Negeri Wajib Daftar IMEI
Arab Saudi Stop Umrah, Hidayat Nur Wahid: Baik Dilakukan untuk Cegah Korona
Lion Air Jemput 13.000 Jamaah Umrah Kembai ke Indonesia
Bank Indonesia Yakin Ekonomi Membaik di Semester II-2020

5 Produk Ponsel Jadul yang Mati Sebelum 'Cicipi' Android

5 Produk Ponsel Jadul yang Mati Sebelum 'Cicipi' Android Ilustrasi ponsel lama (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Perkembangan teknologi, terutama pada ponsel, memang selalu berkembang pesat dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Berbagai merek baru dengan segala fitur teranyar bertebaran di pasaran. 

Teknologi ponsel seakan mencapai puncaknya ketika android lahir kemudian diakuisisi oleh google. Hingga saat ini, android menjadi sistem operasi ponsel paling populer di dunia. 

Kepopuleran Android seakan 'memaksa' setiap ponsel untuk menggunakan sistem operasi tersebut. Bahkan Nokia dan BlackBerry pada akhirnya 'menyerah' kemudian sejak 2017 mulai merilis seri baru dengan sistem operasi Android. 

Namun, sejumlah ponsel harus mengalami kalah saing di pasaran karena tergerus dengan kecanggihan kompetitornya yang terus berkembang. Sejumlah ponsel ini 'mati', entah karena memang tak mampu mengikuti perkembangan teknologi atau kehabisan pembeli. 

Baca juga: Bank Mandiri Tegaskan Belum Kerja Sama Layanan Pembayaran dengan WhatsApp

1. Esia

 

Hayo ngaku, Sobat Pantau pernah mengalami gunakan ponsel ini? Esia sebenarnya bukan merek ponsel, tetapi provider CDMA. Karena peminatnya yang cukup besar ketika itu, Esia kemudian mengeluarkan ponsel CDMA. Sekitar tahun 2008 hingga 2011, Esia cukup terkenal dengan seri Esia Hidayah yang dirilis ketika bulan Ramadan. Namun ketika merambahnya ponsel buatan Cina juga BlackBerry, peminat Esia makin tergerus. 

2. Siemens

 

Selain Nokia, Siemens juga cukup merajai pasar pada masanya. Salah satu daya jualnya yakni bentuknya yang unik bahkan ada yang mirip karakter kartun Doraemon. Namun seiring waktu, Siemens dikabarkan bangkrut pada sekitar tahun 2005. Sempat dijual ke perusahaan Ben-Q, tapi juga tak mampu membuat ponsel itu kembali merajai pasar.

3. Motorola

 

Motorola sempat hits dengan model ponselnya yang buka tutup. Salah satu serinya yang paling terkenal yaitu Motorola Razr. Meski saham Motorola kini telah dibeli Lenovo, keberadaannya di pasar masih kalah dengan ponsel merek lain. 

Baca juga: Sumpah Pendiri Huawei, Reformasi Usaha Guna Redam Krisis AS

4. Palm

 

Saat era kejayaannya, Palm terkenal dengan ponsel super mahal. Lantaran Palm yang ketika itu mengusung konsep layar sentuh atau touchscreen dan stylus. Namun sudah beberapa tahun terakhir ia tak lagi terlihat dipasaran bahkan ketika diakuisisi oleh vendor komputer HP pada 2010 lalu. 

5. Nexian

 

Mungkin bisa dibilang, Nexian yang menjadi jembatan peralihan ponsel menuju smartphone hingga berkembang pesatnya penggunaan android. Sayangnya, keberadaannya di pasar tidak berlangsung lama. Ia kalah saing dengan smartphone yang juga lahir dari negara yang sama, China. 


Tim Pantau
Editor
Nani Suherni
Penulis
Lilis Varwati
Category
Ekonomi

Berita Terkait: