Pantau Flash
15.126 Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh
Ketua Dewan Positif COVID-19, Gedung DPRD Bogor Disterilisasi
Kebijakan Tarik 'Rem Darurat' Dianggap Berhasil, Anies Perpanjang PSBB
Selama Periode 2016-2020 Tercatat 157 Pegawai KPK Telah Mengundurkan Diri
Presiden Jokowi Sebut Pemerintah Tak Bisa Sendirian Atasi COVID-19

Ahok: Dipancing Emosi, Lapor Presiden Ahok Mengganggu Keharmonisan

Ahok: Dipancing Emosi, Lapor Presiden Ahok Mengganggu Keharmonisan Ilustrasi SPBU. (Foto: Pantau.com)

Pantau.com - Setelah membongkar aib Pertamina dalam sistem penggajian, Komut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga menyatakan, jika direksi di perusahaan plat merah itu adalah titipan dari kementerian.

Ia bahkan mengaku, ada kasus pergantian direksi tanpa sepengatahuan dirinya. Karena, putusan tersebut langsung dengan melakukan lobi kepada oknum menteri.

"Ia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga. Jadi direksi-direksi lobi-lobinya langsung ke menteri, karena yang menentukan adalah menteri," kata Ahok dalam video yang diunggah channel YouTube POIN, seperti dikutip Pantau.com, Selasa (15/9/2020).

"Komisaris pun rata-rata adalah titipan dari kementerian-kementerian."

Baca juga: Ahok Minta Kementerian BUMN Dibubarkan dan Kekonyolan Gaji di Pertamina

Karena jengah dengan bobroknya sistem yang ada di Pertamina, mantan gubernur DKI jakarta itu mengaku sudah punya cara untuk mengatasinya. Ia melakukan pemangkasan birokrasi di perusaaan negara yang dipimpin Nicke Widyawati itu.

"Saya potong jalur birokrasi mereka. Jadi Pertamina dulu untuk naik pangkat itu pakai PRL, Pertamina Reference Level. Jadi orang mesti kerja, SPV (Senior Vice President), bisa 20 tahunan ke atas. Saya potong semua, semua harus lelang terbuka," pungkas Ahok.

Ahok juga meluapkan kekesalannya saat melakukan audit terhadap kondisi internal saat rapat direksi soal kilang minyak. Namun Ahok mengatakan, hal itu sengaja dilakukan untuk memancing emosinya.

"Saya rapat penting tentang kilang. Berapa investor yang sudah nawarin kerja sama kenapa kalian diemin? yang sudah nawarin terus kenapa tolak? terus kenapa kerja seperti ini? Saya emosi juga. Mereka memancing saya emsoi," katanya.

"Kalau saya emosi, mereka lapor presiden apa, Ahok mengganggu keharmonisan."

Baca juga: Pertamina Jamin BBM-LPG Aman Selama PSBB Ketat DKI Jakarta

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: