Pantau Flash
Menko Marinves Klaim Bank Dunia Puji Ketangguhan Ekonomi Indonesia
Seluruh Kecamatan di Kota Medan Masuk Zona Merah COVID-19
PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang hingga 2 Juli 2020
Nihil Kasus Baru di 6 Provinsi, Positif COVID-19 di Indonesia 29.521 Kasus
PSBB di Kota Bekasi Diperpanjang hingga 2 Juli 2020

Jamin Stok hingga Lebaran, Bulog Targetkan Mampu Serap 1,2 Ton Beras

Jamin Stok hingga Lebaran, Bulog Targetkan Mampu Serap 1,2 Ton Beras gudang bulog. (Foto: Antara)

Pantau.com - Perum Bulog menargetkan dapat menyerap produksi petani setara 1,2 juta ton beras pada panen raya Maret hingga akhir bulan April guna menjamin stok konsumsi beras aman sampai Lebaran pada Mei 2020.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh, menjelaskan saat ini stok beras yang dimiliki sebanyak 1,5 juta ton CBP (cadangan beras pemerintah) yang tersebar di seluruh wilayah gudang Bulog. Dengan target penyerapan beras hingga April, stok beras di gudang Bulog diperkirakan menjadi 2,7 juta ton.

"Sampai Puasa dan Lebaran pun kami yakinkan aman, apalagi sampai akhir tahun kalau kami bisa menyerap di Maret-April nanti, saya yakinkan stok Bulog untuk beras aman," kata Tri saat menggelar Operasi Pasar di Kramat Jati Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Baca juga: Koperasi dan UMKM Seluruh Indonesia Akan Didata Terkait Dampak Korona

Dengan jumlah stok beras yang cukup besar sebanyak 1,5 juta ton, gudang Bulog memastikan pihaknya mampu mengatasi kebutuhan lonjakan harga yang tak terduga akibat pandemi virus korona maupun menghadapi Ramadan dan Idul Fitri. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir terkait kebutuhan pangan sampai dengan mulainya musim panen raya nanti.

Tri pun mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir dengan memborong beras di luar kebutuhan. Pasalnya Bulog menjamin stok tidak hanya di DKI Jakarta saja, tetapi juga sampai wilayah terluar, seperti Wamena dan Puncak Jaya, Papua.

Guna mengantisipasi lonjakan harga, Bulog juga melakukan operasi pasar dengan menggelontorkan pasokan sejumlah bahan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng dan tepung terigu di lima pasar DKI Jakarta.

Baca juga: Antisipasi Kenaikan Harga, Mendag Akan Lakukan Operasi Pasar

Operasi pasar ini dilakukan secara serentak di lima pasar DKI Jakarta, yakni Pasar Kramat Jati, Pasar Cempaka Putih, Pasar Mampang, Pasar Koja dan Pasar Tomang Barat. Bulog menyatakan bahwa kegiatan operasi pasar akan dilakukan di pasar lainnya secara bergantian.

Dalam operasi pasar tersebut, Bulog tidak membatasi jumlah pembelian bahan pokok, kecuali untuk gula. Setiap konsumen dibatasi hanya bisa membeli 2 kilogram gula pasir.

"Tidak ada (pembatasan), sebebas mungkin kecuali gula. Saat ini pasokan masih dalam perjalanan. Hari ini per konsumen (dibatasi) 2 kg setiap pembelian," kata Tri.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: