Pantau Flash
Menko Marinves Klaim Bank Dunia Puji Ketangguhan Ekonomi Indonesia
Seluruh Kecamatan di Kota Medan Masuk Zona Merah COVID-19
PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang hingga 2 Juli 2020
Nihil Kasus Baru di 6 Provinsi, Positif COVID-19 di Indonesia 29.521 Kasus
PSBB di Kota Bekasi Diperpanjang hingga 2 Juli 2020

AS Nyatakan Darurat Nasional Virus Korona

Headline
AS Nyatakan Darurat Nasional Virus Korona Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar konferensi pers soal wabah virus corona di Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat. (Foto: Reuters/Carlos Barria)

Pantau.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat nasional menyusul dengan penyebaran virus korona atau COVID-19 yang sangat cepat.

"Itu bisa menjadi lebih buruk. Delapan minggu ke depan akan menjadi kritis," kata Trump dalam konferensi pers di Rose Garden Gedung Putih, Jumat (13/3).

Dilansir Reuters, Sabtu (14/3/2020), Trump bakal menggelontorkan dana sekitar USD50 miliar untuk membantu pemerintah daerah dalam memerangi wabah korona yang memiliki dampak lebih besar bagi Amerika Serikat.

Baca juga: Presiden Brasil Jair Bolsonaro Positif Virus Korona

"Untuk melepaskan kekuatan penuh pemerintah federal dalam upaya mengatasi virus korona, saya secara resmi mendeklarasikan keadaan darurat nasional. Tindakan yang saya ambil akan membuka akses hingga 50 miliar miliar dolar Amerika Serikat --jumlah yang sangat penting dan besar untuk negara bagian dalam perjuangan bersama kita melawan penyakit ini, "katanya.

Keputusan Trump itu menunjukkan bahwa ia menangani krisis kesehatan secara agresif. "Melalui tindakan yang sangat kolektif, pengorbanan bersama, dan tekad nasional, kami akan mengatasi ancaman virus korona," ucap suami Melania Trump.

Trump mendesak setiap negara bagian mendirikan pusat darurat untuk membantu memerangi virus korona. "Kami akan menghapus atau menghilangkan setiap hambatan yang diperlukan untuk memberikan perawatan yang mereka butuhkan dan yang berhak mereka lakukan," kata dia.

Trump mengatakan, pemerintah federal bermitra dengan sektor swasta untuk mempercepat produksi alat tes untuk membuatnya lebih banyak tersedia untuk rakyat Amerika.

Baca juga: PM Kanada Justin Trudeau Bakal Diisolasi Usai Sang Istri Positif Korona

Dia mengatakan akan ada sekitar 5 juta tes virus korona yang disediakan oleh pemerintah. "Jika anda memiliki gejala, anda dapat melakukan tes virus korona," kata Trump.

Sementara itu, Ahli dari Institut Kesehatan Nasional yang berada di gugus tugas virus korona, Anthony Fauci, mengatakan kasus baru virus korona akan bermunculan lagi.

"Akan ada banyak kasus lagi. Tapi kami akan membereskannya," kata Fauci, yang merupakan pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: