Pantau Flash
Pesawat Dabi Air Ditembaki di Bandara Bilogai Papua oleh KKB
Belum Bayar Utang ke Negara, Bambang Trihatmodjo Dicegah ke Luar Negeri
Ketua KPU RI Arief Budiman Positif COVID-19
Kasus Positif COVID-19 Harian di RI Bertambah 3.891 per 18 September
Jaksa Pinangki Jalani Sidang Perdana 23 September 2020

14 Hari Observasi Korona di Natuna Selesai, WNI Dilepas Doa Tepung Tawar

Headline
14 Hari Observasi Korona di Natuna Selesai, WNI Dilepas Doa Tepung Tawar Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan pada Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China setibanya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020). (Foto: via Antara)

Pantau.com - Warga Negara Indonesia dari Wuhan yang akan menyelesaikan masa observasi 14 hari di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, akan dilepas dengan acara adat.

"Nanti dari lembaga adat, akan ada doa selamat tepung tawar," kata Bupati Natuna Kepulauan Riau Hamid Rizal di sela persiapan pemulangan WNI dari Wuhan di Natuna, Sabtu (15/2/2020).

Upacara tepung tawar biasanya diadakan saat menerima tamu yang baru datang. Adat tepung tawar mengenakan daun khusus dan air putih. "Diletakkan di kendi, tangan masuk dalam. Habis itu sama-sama berdoa," kata dia.

Baca juga: Soal WNI Usai Observasi di Natuna, Anies: WNI atau Bukan Akan Kita Sambut

Doa yang akan disampaikan agar para WNI dari Wuhan bisa selamat, sehat sampai ke daerah asalnya masing-masing.

"Ini menunjukkan bahwa warga kita selamat sampai ke sini dan pulang, itu adat kami," kata dia.

Namum, ia belum memastikan kapan dan dimana upacara adat itu bisa dilaksanakan karena secara protokol kesehatan, masa karantina WNI dari Wuhan berakhir Sabtu pukul 12.00 WIB.

"Lihat protokol sini, bagaimana pengaturannya. Kita tidak bisa gegabah," kata dia.

Baca juga: DKI Jakarta Siap Sambut Pemulangan Warganya yang Dikarantina di Natuna

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: