Pantau Flash
Blak-blakan Menkes: Pemerintah Tidak Ada Rencana untuk Subsidi Test PCR
Maluku Utara Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, Berpusat di Kedalaman 92 Km
Kabar Gembira! Menkes Buka Peluang Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022
Polri Ringkus Komplotan Judi dan Pornografi Online, Raup Rp4,5 Miliar per Bulan
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan

Alhamdulillah Kabar Baik Lagi, Sebanyak 1.140.750 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia

Headline
Alhamdulillah Kabar Baik Lagi, Sebanyak 1.140.750 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia Kedatangan vaksin tahap ke-69 Pfizer di jakarta, Minggu (19/9/2021). (ANTARA/HO-Kominfo)

Pantau.com - Indonesia kedatangan vaksin tahap ke-69 jenis Pfizer donasi dari pemerintah Amerika Serikat melalui COVAX Facility sebanyak 1.140.750 dosis vaksin jadi.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate menjelaskan pengiriman tahap ketiga pemerintah AS ini merupakan bagian dari 4.644.900 dosis tambahan melalui dose-sharing mechanism.

"Jika dijumlah keseluruhan dengan vaksin Moderna, vaksin yang sudah tiba di Indonesia sebanyak 8.000.160, maka dukungan dose-sharing Pemerintah AS akan berjumlah 12.645.060 dosis," kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/9/2021).

Baca juga: Jawa Tengah Catat Angka Kesembuhan dan Kematian Covid Harian Tertinggi Hari Ini

Sebelumnya, Indonesia juga telah menerima dukungan dose-sharing vaksin Pfizer dari Pemerintah AS sebanyak 2.632.500 dosis yang masing-masing dikirim dalam dua tahap, yaitu pada 16 September sejumlah 877.500 dan pada 17 September 1.755.000 dosis. Rencananya tahap keempat sebanyak 871.650 akan tiba 23 September, sehingga total vaksin yang telah tiba di Indonesia mencapai 257.350.400.

Menurut Menkominfo, kerja sama internasional, baik bilateral maupun multilateral berperan besar dalam upaya penanganan COVID-19. Indonesia juga turut aktif dalam upaya penyetaraan akses vaksin di dunia.

"Kerja sama antarnegara sangat dibutuhkan dalam upaya mencegah muncul, berkembang, dan menyebarnya varian baru," ujar dia.

Johnny menegaskan pemerintah sejak awal telah membangun dan menjalin diplomasi dengan banyak negara, yang salah satunya berwujud bantuan vaksin untuk kepentingan program vaksinasi nasional. Dia meyakini dengan amannya ketersediaan stok vaksin akan memperlancar upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi.

Sementara itu, pemerintah juga membutuhkan dukungan masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi nasional. Karenanya, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk segera divaksinasi, dengan vaksin yang ada, tidak perlu pilih-pilih vaksin, karena semua vaksin aman dan berkhasiat.

"Pemerintah juga tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Apalagi, mengingat kemungkinan masuknya varian baru virus COVID-19," kata Jhonny.

Tim Pantau
Editor
Adryan N
Penulis
Adryan N

Berita Terkait: