Pantau Flash
Cair H-10! Sri Mulyani Siapkan Rp30,6 Triliun untuk THR PNS
Muhammadiyah Minta Warga Tahan Diri Tak Mudik Lebaran
Eks Ketua Pengadaan Bakamla Didakwa Rugikan Negara Rp63,829 Miliar
KRI Nanggala-402 Hilang Kontak, Menhan Prabowo: Segera Modernisasi Alutsista 3 Matra
Update COVID-19 22 April: Kasus Positif Naik 6.243 dengan Total 1.626.812

Begini Momen Gibran Rakabuming Dilantik Jadi Wali Kota Solo

Headline
Begini Momen Gibran Rakabuming Dilantik Jadi Wali Kota Solo Gibran-Teguh ucapkan sumpah jabatan. (Foto: Istimewa/Tim Gibran)

Pantau.com - Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Surakarta, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa melakukan sumpah jabatan pada hari ini, Jumat (26/2/2021), secara virtual dipimpin Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Pasangan itu menjalani sumpah di gedung DPRD setempat dan turut dihadiri wali kota dan wakil walikota sebelumnya, FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo.

Baca juga : Politisi PDIP Ihsan Yunus Akui Rumahnya Digeledah KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bansos

Terlihat Teguh ditemani istrinya Serlly Yusnita datang terlebih dahulu pada pukul 07.50 WIB. Sedangkan Gibran baru tiba di Kantor DPRD Kota Solo pukul 08.10 WIB.

Acara pelantikan pun berlangsung pada pukul 08.20 WIB, Gibran dan Teguh menempati tempat yang sudah disediakan. Acara pelantikan yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah yaitu Ganjar Pranowo, yang melakukan pengangkatan sumpah dari Semarang.

Ganjar Pranowo langsung mulai menyebutkan nama masing-masing kepala daerah yang akan dilantik.

Setiap kepala daerah yang dipanggil oleh Ganjar akan menyahut panggilan tersebut. Termasuk pasangan Gibran Rakabuming Raka dan juga Teguh Prakosa. Pasangan tersebut membalas panggilan Gubernur Jawa Tengah tersebut dengan sangat lantang.

Baca juga : Jelang Pelantikan, Gibran: Bekerja Tidak Harus Dimulai Senin

Provinsi Jawa Tengah yang hari ini melakukan pelantikan 17 kepala daerah tersebut dilakukan secara virtual. Alasan pemilihan pengangkatan sumpah tersebut dilakukan secara virtual adalah karena mempertimbangkan karena persebaran korona yang masih cukup masif. 

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Syahrul