Pantau Flash
Kapolri Segera Terbitkan TR SOP Penanganan Penyebaran COVID-19
Tottenham Potong Gaji Karyawaran Sebesar 20 Persen
Ganjar Mohon Tak Ada Lagi Penolakan Pemakaman Jenazah Positif COVID-19
Korona di DKI Jakarta 1 April: 794 Positif, 87 Meninggal, dan 51 Sembuh
Pangeran Albert II Dinyatakan Sembuh dari COVID-19

DPR Minta Kemenkes Beri Jawaban Atas Keraguan WHO Terkait Virus Korona

DPR Minta Kemenkes Beri Jawaban Atas Keraguan WHO Terkait Virus Korona Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama prajurit TNI di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/2/2020). (Foto: Antara)

Pantau.com - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP Anas Thahir mengatakan Indonesia masih bebas dari virus korona harus dibuktikan guna menjawab keraguan WHO tentang Pemerintah tidak bisa mendeteksi virus tersebut.

"Guna menjawab keraguan WHO ini, Pemerintah khususnya Kementerian Kesehatan harus bisa memastikan bahwa semua peralatan dan sistem telah bekerja dengan baik, sehingga membuktikan bahwa Indonesia memang benar-benar masih terbebas dari virus korona," kata dia lewat rilisnya di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Baca juga: Indonesia Tak Masuk Daftar 27 WNA di China Positif Terjangkit Korona

Menurut dia, belum ditemukannya kasus di Indonesia sempat membuat WHO khawatir jika pemerintah Indonesia tidak bisa mendeteksi virus korona. "Tapi kami sampai saat ini yakin bahwa memang belum ada orang yang terkena penyakit yang berasal dari virus corona ini," katanya.

Meskipun belum ditemukan kasus di Indonesia, pemerintah katanya harus meningkatkan kewaspadaan, karena penyebaran wabah ini terus meningkat.

"Bahkan Singapura, tetangga kita, telah meningkatkan status waspada dari kuning ke orange yang artinya penyebaran wabah sangat serius yang berdampak luas terhadap kesehatan publik," ucapnya.

Baca juga: Infografis Perbandingan Virus Korona dan SARS, Lebih Mematikan Mana?

Sementara itu, untuk Warga Negara Indonesia yang berada di Singapura dan tertular virus yang mewabah dari Wuhan, China itu, kata Anas Pemerintah perlu terus memantau dan memberikan bantuan sebaik mungkin.

"(Untuk di dalam negeri) kita patut bersyukur, karena masih belum ditemukannya kasus virus korona di Indonesia, padahal negara-negara tetangga sudah ditemukan ada penderita penyakit ini. Bahkan secara internasional korban jiwa di seluruh dunia hampir mencapai 1.000 orang," ujarnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: