Pantau Flash
Jokowi Terbitkan Inpres 6/2020 Tentang Penegakan Hukum Protokol Kesehatan
WHO: Wuhan Diduga Bukan Tempat Awal Penularan COVID-19
Peneliti IPB: 80 Persen Tanaman Obat Dunia Ada di Indonesia
Ambyar! Konsumsi Rumah Tangga Anjlok, Terburuk Sejak 1999
Menhub: Ojek-Taksi Daring Lebih Unggul dari Angkutan Pengumpan

Kapolda Sumbar: Hoaks, Isu SARA, dan Paham Radikal Bisa Muncul di Pilkada

Kapolda Sumbar: Hoaks, Isu SARA, dan Paham Radikal Bisa Muncul di Pilkada Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto (Foto: Antara/Mario Sofia Nasution)

Pantau.com - Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan hoaks berpotensi muncul dalam tahapan Pilkada Serentak 2020.

"Potensi gangguan kamtibmas dalam pilkada tentu kami petakan sejak jauh hari dan potensi ini disebabkan pertikaian pendukung calon," kata Toni Harmanto di Padang, Rabu (22/7/2020).

Baca juga: KPU Gelar Simulasi Pencoblosan Pilkada, Yurianto dan Wiku Ikut Hadir

Ia mengatakan di Sumbar ada 11 kabupaten dan dua kota akan melaksanakan pilkada dan ditambah pemilihan gubernur di tingkat provinsi.

"Selain hoaks ada juga isu sara dan paham radikal menjadi ancaman kamtibmas di daerah ini," katanya.

Ia mengatakan potensi ini dapat terjadi sebelum pemilihan maupun selepas pemilihan nantinya, sehingga hal ini perlu diantisipasi bersama.

"Kami berharap masyarakat dapat memahami dan ikut bersama kepolisian menjaga kamtibmas," kata Toni Harmanto.

Direktur Binmas Polda Sumbar Kombes Pol Johni Soeroto mengatakan seluruh potensi yang ada hendaknya dituntaskan di tahap potensi jangan sampai terjadi

Baca juga: Usung Eks pecandu di Pilkada, Pengamat: Parpol Gagal Kaderisasi

Ia mengatakan saat ini tingkat kriminal di Sumbar sendiri berada di peringkat ketujuh dari seluruh provinsi di daerah itu.

Menurut dia, hal ini menjadi persoalan bersama karena keamanan merupakan kebutuhan vital manusia.

"Keamanan adalah kebutuhan kita bersama dan harusnya diwujudkan secara bersama," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: