Pantau Flash
Survei: Sejak Pandemi, Aktivitas Anak Main Game Komputer Berkurang
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil

Kasus Positif Korona di Jakarta Tembus 1.000, 126 Orang Tercatat Meninggal

Headline
Kasus Positif Korona di Jakarta Tembus 1.000, 126 Orang Tercatat Meninggal Kendaraan melaju di Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (3/4/2020). (Foto: Antara/Aprillio Akbar)

Pantau.com - Kasus penyakit pernapasan yang disebabkan oleh Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 di Indonesia hingga kini sudah tembus lebih dari 2.000 orang. Dan DKI Jakarta menjadi salah satu wilayah dengan kasus terbanyak.

Data yang dihimpun dari lama resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id, per Senin, 6 April 2020 pukul 11.00 WIB, tercatat kasus positif di ibu kota sudah mencapai 1.268 orang.

Baca juga: Simerona untuk Hindari Covid-19

"Dari jumlah tersebut, tercatat 67 pasien dinyatakan sembuh, 126 pasien meninggal dunia. Sementara itu, 791 lainnya dirawat dan 284 melakukan isolasi mandiri," tulis Pemprov di laman tersebut.

Selain itu, juga tercatat jumlah kasus yang menunggu hasil sebanyak 751, kasus positif di titik kelurahan 761, dan jumlah kasus positif di lokasi yang belum diketahui ada 507.

Jika dilihat secara nasional, kasus positif di Indonesia per Minggu, 5 April 2020, mencapai 2.273 kasus, dengan 164 pasien dinyatakan sembuh dan 198 dilaporkan meninggal dunia.

Baca juga: Kabareskrim Benarkan Telegram Kapolri Soal Ketersediaan Pangan saat Korona

Melonjaknya kasus virus korona di Indonesia membuat Presiden Jokowi meminta seluruh masyarakat di Indonesia diwajibkan untuk memakai masker guna menghindari penyebaran COVID-19.

Jokowi menginstruksikan jajaran pemerintah terkait memastikan ketersediaan masker bagi warga. "Masker ini sekarang ini betul-betul disiapkan dan diberikan kepada masyarakat, karena kita ingin agar setiap warga yang harus keluar rumah wajib memakai masker," katanya, dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (6/4/2020).

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: