Pantau Flash
Hilal Tidak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idul Fitri Kamis 13 Mei
Kemenag: Tak Ada Referensi Hilal Awal Syawal 1442 H Teramati di Indonesia Secara Astronomis
Masjid Istiqlal Tidak Gelar Salat Ied Tahun Ini
KPK Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai yang Tak Lolos TWK
Kemenparekraf Pastikan Destinasi Wisata Terapkan Prokes saat Libur Lebaran

Pertemuan AHY dan Ahmad Syaikhu, Sekjen PKS: Tidak Ada Pembahasan Koalisi Partai Islam

Pertemuan AHY dan Ahmad Syaikhu, Sekjen PKS: Tidak Ada Pembahasan Koalisi Partai Islam etua Umum Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (atas, kiri) dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (atas, kanan). (Foto: Antara)

Pantau.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al Habsyi menegaskan pertemuan antara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ahmad Syaikhu tidak membahas wacana koalisi partai Islam.

"Tidak ada pembahasan koalisi partai Islam," kata Aboe di kantor DPP Demokrat, Jakarta, Kamis (22/04/2021) malam.

Aboe menegaskan pertemuan tersebut dibingkai dalam bentuk dialog yang membahas kondisi bangsa, terkait penanganan pandemi COVID-19, kesejahteraan rakyat indonesia hingga persoalan ekonomi dan mengecam sikap-sikap radikalisma, terorisme dan separatisme.

Baca juga: Ini Alasan AHY Merasa Tidak Perlu Minta Maaf Kepada Presiden Jokowi

Hal senada disampaikan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra jika wacana koalisi partai islam tidak disinggung dalam pertemuan dua pimpinan partai itu.

"Tidak ada spesifikasi itu tentang itu," ujarnya.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhyono (AHY) dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menggelar silaturahim kebangsaan membahasa sejumlah persoalan di Indonesia.

Pertemuan dilakukan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta, Kamis petang.

Terkait wacana koalisi partai islam, PKS telah melakukan pertemuan dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Bahkan Partai Bulan Bintang (PBB) di bawah komando Yusril Ihza Mahendra juga mendukung wacana tersebut.

Baca juga: Usai Demokrat KLB Ditolak, Pengamat Sarankan SBY dan AHY Minta Maaf ke Presiden Jokowi

Sebelumnya Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Ahmad Tholabi Kharlie mengatakan wacana koalisi partai islam dapat membawa semangat nilai-nilai universal dalam islam.

"Bisa saja partai politik di luar parpol Islam diajak kerjasama dalam urusan mendesain kebijakan publik yang mendorong keadilan, persamaan dan kemanusiaan," kata Tholabi.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: