Pria Penganiaya Tiga Bocah di Musala Tebet Ditangkap, Motifnya Terungkap

Headline
Ilustrasi (Foto: Pixabay)Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau – Seorang pria yang menganiaya tiga bocah di musala Tebet, Jakarta Selatan, ditangkap. Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan pelaku berinisial F (51), sudah diamankan.

“Pelaku sudah diamankan, sedang diperiksa,” ujar Ary kepada wartawan, Rabu (23/11/2022).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Irwandhy, menjelaskan motif pelaku menganiaya tiga bocah tersebut karena marah anaknya dipukul oleh para korban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku F, motif pelaku melakukan kekerasan terhadap anak (korban) karena anak dari pelaku mengadu kepada yang bersangkutan bahwa telah dilakukan pemukulan terhadap dirinya yang dilakukan oleh para korban,” ujar Irwandhy.

Irwandhy mengatakan pelaku kesal usai mendengar pengaduan anaknya yang dipukul oleh ketiga bocah itu.

Baca juga: Sebut ‘Miras Minuman Rasulullah’, Budi Dalton Dipolisikan, Sule dan Mang Saswi Terseret

“Pelaku kesal dan mendatangi masjid (TKP) dan melakukan kekerasan terhadap para korban,” katanya.

Viral di media sosial

Media sosial dihebohkan dengan aksi seorang pria yang viral karena menampar tiga bocah yang tengah bermain-main di sebuah musala di bilangan Tebet, Jakarta Selatan.

Seperti yang dilihat tim Pantau.com, Rabu (23/11/2022), terlihat sebanyak tiga bocah tengah bermain-main di dalam musala tersebut.

Tak lama kemudian datang seorang pria mengenakan kaus dan bercelana pendek menghampiri ketiga bocah itu dan menamparnya.

Beruntung, aksi tersebut diketahui oleh dua pria berpakaian putih yang berada di musala dan berupaya mengehantikan aksi penganiayaan tersebut.

Namun sayangnya, upaya kedua pria tersebut tidak dihiraukan oleh pelaku, justru pelaku kembali menggeplak ketiga bocah dengan sebuah sandal jepit hingga dua dari ketiga bocah itu terjatuh.

Dalam video tersebut dinarasikan bahwa kasus tersebut telah dilaporkan oleh salah satu orang tua korban ke pihak kepolisian pada Minggu (20/11/2022).

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan
Penulis
Aries Setiawan