Pantau Flash
Febri Diansyah Mundur dari KPK
Idap Kanker Paru Stadium 4, Suami Bupati Bogor Ade Yasin Tutup Usia
Pasar Cempaka Putih Kebakaran, Damkar Sempat Alami Kesulitan Air
Ketua KPK Firli Bahuri Dinyatakan Langgar Kode Etik Gunakan Helikopter
KPU Akhirnya Larang Konser untuk Kampanye di Pilkada 2020

Veronica Koman Klaim Sampaikan Dokumen ke Jokowi, Mahfud Anggap Tak Penting

Veronica Koman Klaim Sampaikan Dokumen ke Jokowi, Mahfud Anggap Tak Penting Mahfud MD. (Foto: Antara)

Pantau.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menilai, dokumen yang diserahkan aktivis hak asasi manusia (HAM) Veronica Koman kepada Presiden Joko Widodo, bukan sesuatu yang penting.

Mahfud mengaku tidak mengetahui apakah dokumen tersebut benar-benar sudah diserahkan langsung kepada Kepala Negara. Sebab, ia menyebutkan bahwa banyak warga yang berebut untuk menyerahkan surat ke Jokowi saat warga bersalaman dengan Kepala Negara.

"Saya tahu surat seperti itu banyak. Orang berebutan salaman, kagum kepada Presiden, ada yang kasih map, amplop, surat gitu, jadi tidak ada urusan Koman atau bukan. Kita tidak tahu itu Koman apa bukan," kata Mahfud ditemui usai bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana, Jakarta, Selasa (11/2/2020). "Itu anulah, kalau memang ada ya sampah sajalah," sambungnya.

Baca juga: Kapolda Jatim Pastikan Kasus yang Menjerat Veronica Koman Masih Berlanjut

Adapun dokumen yang diklaim Veronica Koman itu berisi data-data tentang kejadian di Nduga, Papua, sejak Desember 2018.

Veronica menyatakan, timnya berhasil menyerahkan dokumen itu kepada Presiden Jokowi saat Jokowi berkunjung ke Canberra, Australia.

Lewat akun Twitter-nya, Veronica menyebut timnya menyerahkan langsung dokumen tersebut saat Jokowi berada di Canberra, Australia. Veronica menyebut dokumen itu memuat nama dan lokasi beberapa aktivis Papua.

Baca juga: Mahfud MD Sebut Veronica Koman Adalah WNI yang Ingkar Janji

Veronica menjelaskan bukan dirinya yang menyerahkan dokumen itu.

"Di rilis jelas saya tulis bahwa saya terbitkan rilis dari Kota Sydney, sedangkan Presiden Jokowi ada di Canberra. Saya tidak pernah klaim bertemu dengan Presiden Jokowi," ujar Veronica.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: