Pantau Flash
Menteri BUMN: Pengembangan Wisata Medis Dimulai di Bali
Kena OTT KPK, Wali Kota Cimahi Ajay Miliki Total Kekayaan Rp8,1 Miliar
KKP: Menteri Edhy Telah Ajukan Pengunduran Diri ke Presiden Jokowi
Pecah Rekor Lagi! Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Naik 5.828
Pemerintah Terbitkan Perpres 109/2020 Dorong Pelaksanaan PSN

Gara-gara Ronaldo Tak Main, Promotor Ini Kalah di Pengadilan

Gara-gara Ronaldo Tak Main, Promotor Ini Kalah di Pengadilan Cristiano Ronaldo. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Perusahaan promotor asal Korea Selatan diperintahkan untuk membayar kompensasi kepada para penonton yang dirugikan, setelah bintang Juventus Cristiano Ronaldo tidak bermain dalam pertandingan eksibisi seperti yang dijanjikan.

Peraih penghargaan Ballon d'Or lima kali itu tetap berada di bangku cadangan sepanjang pertandingan Juventus melawan tim all-star K-League, yang berakhir imbang 3-3, pada Juli tahun lalu. Saat itu, ada permintaan dan kemarahan dari 65.000 penonton yang memenuhi stadion.

Baca juga: Pirlo Puas dengan Kemenangan Juventus, tapi Soroti Kesalahan Anak Asuhnya

Padahal sejatinya, promotor pertandingan The Fasta telah memasang iklan yang menjanjikan striker Portugal itu akan bermain.

Atas kejadian itu, akhirnya Pengadilan Pusat Distrik Seoul memerintahkan The Fasta mengembalikan setengah dari harga tiket dan tambahkan 50.000 won (sekitar Rp632.000) sebagai kompensasi kepada masing-masing dari 162 penggugat yang menuntut promotor tersebut.

Padahal Ronaldo menjadi magnet pada laga itu, terbukti tiket yang dihargai mulai dari 30.000 won hingga 400.000 won terjual habis dalam kurang dari tiga menit.

"Terdakwa mempunyai kewajiban kontrak Ronaldo bermain dalam pertandingan kecuali jika ada keadaan tidak terduga," kata pengadilan tersebut, menurut kantor berita Korea Selatan Yonhap yang dikutip AFP.

Baca juga: Ronaldo Positif COVID-19, Saham Juventus Merugi

"Para penggemar yang datang mengharapkan Ronaldo bermain menderita tekanan emosional,"tambahnya.

Diketahui, tidak ada perintah yang dibuat untuk Ronaldo atau Juventus.

Putusan tersebut menyusul pengadilan di distrik berbeda yang memerintahkan The Fasta memberi kompensasi kepada dua penggemar yang menuduhnya melakukan iklan palsu.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: