HOME  ⁄  Politik

PDIP Ingin Permintaan Maaf Negara ke Bung Karno, Singgung Gus Dur

Oleh Aditya Andreas
SHARE   :

PDIP Ingin Permintaan Maaf Negara ke Bung Karno, Singgung Gus Dur
Pantau - Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya tetap berharap negara menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada Bung Karno.

Menurut Hasto, negara semestinya melihat fakta peran Bung Karno di masa lalu yang dibelokkan selama masa Orde Baru di bawah rezim Soeharto.

Untuk memuluskan desakan permintaan maaf itu, Hasto mengingatkan hal yang pernah dilakukan Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kepada para korban pembantaian pada periode 1965-1966.

"Disadari sepenuhnya tak terlepas dari konstelasi perang dingin pada saat itu. Presiden Gus Dur lalu menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban," kata Hasto, Kamis (10/11/2022).

Hasto menyinggung perlakuan pemerintah Orde Baru kepada Bung Karno dan keluarganya, termasuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Ia berpendapat, atas perlakuan tersebut, Megawati bahkan tak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

"Sampai Ibu Megawati untuk sekolah saja, itu tidak bisa melanjutkan kuliahnya karena aspek-aspek politik," kata Hasto.

Hasto menyayangkan perlakuan yang sempat dilakukan negara ke Sukarno. Padahal, menurutnya, Bung Karno telah diterima dunia internasional.

Oleh sebab itu, ia mengaku heran kini masih ada sejumlah pihak yang menolak wacana permintaan maaf negara.

"Bagaimana pidato Bung Karno di Markas PBB berjudul 'To Build The World a New', masih dianggap memiliki relevansi yang sangat kuat tentang pentingnya reformasi PBB," tutupnya.
Penulis :
Aditya Andreas