
Pantau - Gelaran Soekarno Run 2026 memberikan beasiswa pendidikan total Rp100 juta kepada 20 pelari tercepat kategori pelajar sebagai bentuk komitmen mendorong prestasi dan memperkuat akses pendidikan generasi muda.
Setiap penerima memperoleh beasiswa sebesar Rp5,3 juta untuk mendukung kebutuhan pendidikan seperti biaya sekolah, perlengkapan belajar, dan pengembangan diri.
Ketua Panitia Soekarno Run Runniversary 2026 Muhammad Syaeful Mujab menyampaikan, "Kami ingin memastikan bahwa kecepatan di lintasan berbanding lurus dengan percepatan masa depan mereka. Beasiswa ini adalah bentuk dukungan konkret agar pelajar berprestasi terus melangkah lebih jauh, tidak hanya dalam olahraga, tetapi juga dalam pendidikan," ujarnya.
Kategori pelajar menjadi terobosan baru dalam Soekarno Run 2026 dan berbeda dari penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Menurut Syaeful, kategori tersebut merupakan bentuk afirmasi terhadap kepemimpinan muda dan mendapat sambutan antusias dari siswa berbagai sekolah di Jakarta dan sekitarnya.
Soekarno Run 2026 diikuti 10.000 pelari dan memadukan olahraga dengan edukasi sejarah berbasis kecerdasan buatan AI.
Kegiatan digelar di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, dan dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto turut ambil bagian dalam kategori lari 10 kilometer.
Hasto menyampaikan, "Ajang ini merupakan upaya membangun ikatan emosional dengan Bung Karno. Kami berharap para peserta meresapi ide dan pemikiran beliau serta membangun kedisiplinan demi semangat Indonesia Raya," kata Hasto sebelum ikut berlari dengan peserta yang lain.
Panitia menegaskan ajang ini bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga upaya menghidupkan kembali ide dan gagasan Bung Karno dalam langkah generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
- Penulis :
- Gerry Eka








