Pantau Flash
Kemenkes Khawatir WNI di Diamond Princess Terjangkit Korona Tanpa Gejala
Kemenhub Siapkan Payung Hukum untuk Sepeda Listrik
China Pecat Sejumlah Pejabat Pasca Pasien Korona di Penjara Meningkat
WNI yang Dievakuasi dari Kapal Diamond Princess Langsung Dikarantina
Persija Hadapi Tim Singapura dalam Tajuk 'The Dream Team'

Ini 6 Fakta Seputar Valentine Days, Bagaimana Awal Mulanya?

Ini 6 Fakta Seputar Valentine Days, Bagaimana Awal Mulanya? Ilustrasi Valentine Days. (Foto: iStock)

Pantau.com - Setiap tahunnya di tanggal 14 Februari, orang-orang di seluruh dunia merayakan Hari Kasih Sayang atau Valentine Days. Banyak orang beramai-ramai merayakan hari ini dengan memberikan hadiah untuk orang yang spesial.

Cokelat, bunga, permen, hingga kado menjadi salah satu ciri khas Valentine Days ini. Tapi mengapa semua ini identik dengan Valentine Days? Untuk mengetahui lebih dalam, mari simak fakta-fakta tentang Valentine Days yang dirangkum dari Readers Digest.

Baca juga: Mau Kasih Kado Valentine? Sebaiknya Sesuaikan dengan Usia

1. 14 Februari

Ilustrasi hari kasih sayang. (Foto: iStock)

14 Februari adalah hari raya Santo Valentine, seorang suci Katolik yang dieksekusi oleh Kaisar Romawi Claudius II sekitar abad ketiga Masehi. Banyak legenda mengelilingi alasan hukuman matinya, yang paling populer mengatakan dia adalah seorang imam yang menikahi pasangan muda setelah Claudius melarang pernikahan untuk pria muda. 

Yang lain mengatakan dia membantu menyelamatkan umat Katolik yang dipenjara karena keyakinan agama mereka. Namun, hari ini mungkin dipromosikan untuk menaungi festival pagan Lupercalia. Antara 13 dan 15 Februari, orang Roma merayakan acara dengan mengorbankan seekor kambing dan anjing kemudian mencambuk wanita dengan kulit mereka. Orang percaya ini membuat wanita lebih subur. Pada abad kelima, Paus Gelasius I melarang Lupercalia dan secara resmi mendeklarasikan Hari Valentine 14 Februari.

2. Nama Valentine

Ilustrasi kado Valentine Days. (Foto: Pixabay)

Legenda mengatakan, ketika St. Valentine berada di penjara, ia berdoa bersama putri salah seorang hakimnya dan menyembuhkan kebutaannya. Sebelum eksekusi, ia menulis surat padanya dengan pesan "From your Valentine."

Apakah ini isyarat romantis atau tidak, masih bisa diperdebatkan. Meskipun demikian, tanda tangan itu tertangkap dan masih digunakan untuk menunjukkan kasih sayang.

3. Makna bunga

Ilustrasi bunga. (Foto: iStock)

Kembali di era Victoria, orang mengekspresikan emosi mereka melalui floriografi, atau bahasa bunga. Memberi jenis bunga tertentu menyampaikan pesan tertentu, dan mawar merah berarti romansa. Hari ini, mereka membawa simbol romansa yang sama. 

Baca juga: Studi: Hanya 6 Persen Orang yang Menganggap Valentine Hari Spesial

4. Warna merah

Ilustrasi warna merah. (Foto: iStock)

Merah telah lama dianggap sebagai warna gairah dan seksualitas. Sebuah studi oleh psikolog University of Rochester menemukan bahwa pria memandang wanita mengenakan warna merah atau berdiri di depan latar belakang merah secara signifikan lebih menarik dan diinginkan secara seksual daripada wanita yang mengenakan warna yang berbeda. Wanita merasakan hal yang sama tentang pria yang mengenakan pakaian merah. Warna juga melambangkan kepercayaan diri, spontanitas, dan tekad.

5. Cokelat

Ilustrasi cokelat. (Foto: iStock)

Jika Anda mendapatkan sekotak cokelat pada Hari Valentine ini, berterima kasihlah pada Richard Cadbury. Setelah ia dan saudara lelakinya mengambil alih bisnis pembuatan cokelat keluarganya, ia menemukan cara untuk mengekstrak mentega kakao murni dari biji utuh dan menambahkannya ke minuman cokelat perusahaan.

Proses ini menghasilkan lebih banyak mentega kakao dari yang diharapkan, jadi dia memasukkannya ke dalam "makan cokelat" juga. Kemudian, dengan taktik bisnis yang akan mengubah industri, Cadbury mulai merancang kotak-kotak indah untuk cokelat barunya, termasuk yang spesial pada Hari Valentine dengan cupid dan mawar. Diyakini bahwa ia membuat kotak permen berbentuk hati pertama, meskipun ia tidak mematenkannya.

6. Kartu ucapan

Ilustrasi kartu ucapan. (Foto: iStock)

Pada pertengahan abad ke-18, membagikan catatan tulisan tangan dan tanda-tanda kasih sayang lainnya adalah kebiasaan Hari Valentine yang umum di Inggris. Seiring dengan meningkatnya teknologi pencetakan, pesan tulisan tangan segera memberi jalan bagi kartu yang sudah jadi.

Latihan ini mencapai Amerika pada tahun 1840-an ketika Esther Howland, seorang siswa di Mount Holyoke Female Seminary, memutuskan bahwa dia dapat membuat kartu secantik kartu Inggris. Dia memulai New England Valentine Co dan menghasilkan USD100.000 dalam pendapatan tahunan, mendapatkan gelar "Bunda Valentine Amerika." Sekarang, sekitar 114 juta kartu dikirimkan setiap Hari Valentine.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam

Berita Terkait: