Pantau Flash
KPK Tetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Tersangka
Covid-19 RI 16 Oktober: Kasus Positif Naik 997 dengan Pasien Sembuh 1.525
Buntut Kabur Karantina, Polda Metro Jaya Bakal Periksa Rachel Vennya 21 Oktober
Polda Metro Gerebek Holywings Tebet, Ada Ratusan Orang Masih Berkerumun
Jokowi Ogah Manjakan BUMN Sakit: Terlalu Sering Dapat Proteksi, Maaf Enak Sekali

Jangan Anggap Aman, Unggahan Stories Juga Rawan Pencurian Data

Jangan Anggap Aman, Unggahan Stories Juga Rawan Pencurian Data Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Berbagi pengalaman di dunia maya bertambah sejak media sosial memiliki format video temporer Stories untuk berbagi cerita.

Sayangnya, unggahan di Stories juga menjadi sasaran para pelaku kejahatan siber untuk mencuri informasi pribadi pengguna atau mungkin unggahan disalahgunakan oleh orang lain.

Baca juga: 7 Langkah Proteksi Akun Sosmed dari Tangan Usil

Privacy and Public Policy Manager Facebook Asia Pasifik, Arianne Jimenez menyarankan pengguna untuk memanfaatkan pengaturan privasi dan keamanan di Facebook untuk melindungi unggahan di Stories.

"Kalian bisa memanfaatkan kontrol yang sama dengan yang ada di Facebook Feed," kata Jimenez saat berkunjung ke kantor Facebook Indonesia, Kamis (29/8/2019).

Pengaturan privasi dan keamanan untuk News Feed, Kabar Berita, di laman utama Facebook juga berlaku untuk unggahan di Stories platform tersebut.

Salah satu pilihan yang tersedia pengguna bisa mengatur siapa saja yang dapat melihat unggahan di Facebook, apakah hanya diri sendiri, hanya teman atau terbuka untuk semua orang.

Jimenez meminta pengguna memahami siapa saja yang dapat melihat unggahan di Stories.

"Stories menyenangkan, pastikan Anda tahu siapa penonton Anda," kata Jimenez.

Baca juga: Bantahan Facebook Kerap Dituding Jual Beli Data

Facebook sejak beberapa waktu belakangan menyederhanakan tampilan pengaturan keamanan pribadi agar pengguna mudah menemukan dan memahami apa saja yang mereka ingin bagikan di platform jejaring sosial tersebut.

Beberapa cara lain yang dapat digunakan untuk mengatur keamanan di Facebook adalah mengaktifkan verifikasi dua langkah, two-factor authentication dan menghapus sambungan Facebook ke aplikasi yang tidak diinginkan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: