Pantau Flash
31 Gempa Susulan Guncang Semarang hingga Minggu Siang
Buka Festival Sriwijaya XXIX, Sandiaga Uno Harapkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumsel Segera Bangkit
Panglima TNI Bilang TNI dan Polri Adalah Ujung Tombak Penanggulangan COVID-19
YLKI Sebut Aturan Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif, Minta Jangan Ada Aura Bisnis dan Pihak yang Diuntungkan
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 802 Orang, Jateng Jadi Penyumbang Terbanyak

Rugi 100 Juta Dolar, 'Dark Phoenix' Film X-Men dengan Pendapatan Terendah

Rugi 100 Juta Dolar, 'Dark Phoenix' Film X-Men dengan Pendapatan Terendah Ilustrasi X-Men: Dark Phoenix (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - 'Dark Phoenix' dilaporkan menjadi film dengan penghasilan terendah dalam sejarah 'X-Men' dan mengalami kerugian sebesar 100 juta dolar.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian sinematisnya, 'Dark Phoenix' disebut memiliki penghasilan yang paling rendah di antara 12 judul 'X-Men'.

Baca juga: Simon Kinberg Siap Disalahkan Atas Kegagalan 'X-Men: Dark Phoenix'

Situs web film box office, Mojo, melaporkan bahwa 'Dark Phoenix' hanya mengantongi 254,4 juta dolar di seluruh dunia, demikian dilansir NME, Senin (19/8/2019).

Angka tersebut berada tepat di belakang original 'X-Men' rilisan tahun 2000 yang hanya mendapat 296,3 juta dolar di seluruh dunia.

Sementara itu, berdasarian laporan Cinema Blend, pendapatan tertinggi dipegang oleh 'Deadpool' dengan 783,1 juta dolar dan peringkat kedua diduduki oleh 'Deadpool 2' dengan 778,9 juta dolar.

Baca juga: Benarkah 'X-Men: Dark Phoenix' Dinilai Kurang Greget?

'Dark Phoenix' dirilis pada bulan Maret tahun ini dan mendapat ulasan yang buruk dari berbagai kritikus film. Film yang dibintangi oleh James McAvoy itu juga mendapat peringkat 23 persen di Rotten Tomatoes.

Sebelumnya, sutradara 'Dark Phoenix' Simon Kinberg mengatakan film garapannya tidak terkoneksi dengan penonton sehingga kurang diminati.

"Film ini tidak cukup terhubung dengan penonton yang melihatnya. Jadi itu salah saya," kata Simon beberapa waktu lalu.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty