Forgot Password Register

Headlines

4 Tahun Kerja Pemerintah, Darmin: Pertumbuhan Ekonomi Meningkat Tapi...

4 Tahun Kerja Pemerintah, Darmin: Pertumbuhan Ekonomi Meningkat Tapi... Forum Merdeka Barat (FMB) 9 (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Darmin Nasution memaparkan kondisi 4 tahun Kerja Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla. Ia mengakui pertumbuhan ekonomi tumbuh namun lambat ditengah situasi ekonomi dunia yang sedang bergejolak.

"Pertumbuhan ekonomi kita dari tahun 2014, 2015 terutama sampai 2017 itu meningkat tapi memang pelan-pelan dalam situasi ekonomi dunia yang sedang terjadi gangguan dan gejolak," ujarnya dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9 yang digelar di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta Pusat, Selasa (23/10/2018).

Lebih lanjut pihaknya menilai hal ini merupakan prestasi ditengah situasi perekonomian dunia yang sedang mengalami ketidakstabilan. Menurutnya peetumbuhan ekonomi RI mau tidak mau tumbuh perlahan. 

"Itu prestasi yang mau tidak mau harus kita akui membaik pelan-pelan dalam situasi ekonomi dunia yang kurang baik, mau tidak mau membaik pelan-pelan dalam kondisi dunia yang kurang baik," katanya. 

Baca juga: Jangan Ditiru! Deretan Keuangan Millennials yang Salah Arah

Lebih jauh dari itu kata dia indikator-indikator yang lebih dalam dari pertumbuhan, yakni tingkat kemiskinan dinilai posisi yang lebih baik sejak beberapa tahun terakhir, yaitu mencapai single digit dan rasio gini yang mengalami perbaikan. 

"Angka kemiskinan 9,82 persen satu digit. kedua, rasio gini juga membaik sejak bbrp tahun terakhir 7-8 tahun terakhir ini poisis terbaik dengan rasio gini 0,389," katanya. 

Kemudian tingkat pengangguran dinilai berada dalam posisi yang baik beberapa tahun terakhir konsisten menurun hingga level 5,13 persen. 

Angka itu kata dia, ditambah angka inflasi yang bisa dikendalikan. 20 tahun lalu inflasi kita double digit setelah reformasi ada upaya menurunkannya dalam periode 4 tahun terakhir kinerjanya sungguh bisa dibanggakan,

"Jauh lebih stabil karena bergerak disekitar 3,5 persen, kita sudah mendekati kinerja negara-negara yang mampu mewujudkan inflasi rendah di sekitar kita berarti dalam pertanahan internasional," pungkasnya.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More