Pantau Flash
Pengamat: Jika Tolak Pimpinan Baru, Pegawai KPK Sama Saja Berpolitik
Amerika Serikat Janji Tak Naikkan Tarif Mobil Jepang
Indonesia Hancurkan Filipina 4-0 di Kualifikasi Piala Asia U-16
Utang Luar Negeri Indonesia di Akhir Juli Naik 10,3 Persen
BukaLapak: Yang di PHK Enggak Sampai 10 Persen

5 Adab yang Harus Diperhatikan Sebelum Baca Alquran

5 Adab yang Harus Diperhatikan Sebelum Baca Alquran Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - 17 Ramadhan merupakan hari istimewa dan bersejarah bagi umat Islam, pada tanggal tersebutlah Alquran untuk pertama kalinya diturunkan atau yang sekarang dikenal dengan Nuzulul Quran. Namun, tak jarang masih banyak umat Islam yang belum paham bagaimana berperilaku di hadapan firman Allah itu.

Baca juga: Jelang Nuzulul Quran, Ini 5 Fakta Dibalik Proses Turunnya Alquran

Mengutip 'Dahsyatnya Alquran' karya Al-Ustaz Adam Cholil yang diterbitkan AMP Press Tahun 2014 menyebutkan, setidaknya ada lima adab atau perilaku yang harus diperhatikan saat berhadapan dengan Alquran.

1. Membersihkan mulut sebelum membaca Alquran

Zaman nabi membersihkan gigi masih menggunakan siwak atau batang kayu arak yang ampuh menjaga kesehatan mulut. Jika tidak ada siwak dahulu boleh menggunakan bahan lainnya seperti kain kasar. Seperti pendapat yang diungkap Imam An-Nawawi.

"Sesungguhnya mulut-mulut kalian-kalian adalah jalan bagi Alquran, maka harumkanlah dengan bersiwak," tulis Adam Cholil mengutip Sunan Ibnu Majah.

2. Pastikan dalam keadaan suci

Karenanya sebelum membaca Alquran dipastikan sudah berwudhu lebih dulu, meski ia tidak memegang Alquran namun tetap membacanya, tapi tidak memiliki wudhu tetap tidak diperbolehkan.

Namun ijma ulama mengatakan orang yang berhadas kecil seperti buang air kecil dan buang hajat ke kamar mandi boleh membaca Alquran, karena sebuah hadist yang diriwayatkan Ibnu Majah pernah melihat rasulullah selesai dari wc dan langsung membaca Alquran.

3. Pilih tempat bersih

Karena hal ini ulama menyarankan untuk membaca Alquran di Masjid yang terjamin kesuciannya sebagai tempat ibadah, dan bisa menjalankan ibadah lain seperti i'tikaf.

"Makruh membaca Alquran di tiga tempat, di tempat mandi, tempat buang air dan tempat penggilingan gandum. Sedangkan membaca Alquran di jalan, maka pendapat yang terpilih boleh dan tidak makruh," jelas Adam Cholil mengutip penyataan Asy Sya'bi.

4. Menghadap kiblat

"Majlis yang paling mulia adalah majlis yang menghadap kiblat," hadist riwayat Thabrani dikutip Cholil

Faktanya saat membaca Alquran sambil tiduran dan berdiri di tempat tidur tetap mendapatkan pahala, namun nilanya berkurang.

Baca juga: Kisah Si Penghafal Quran yang Hanya Memiliki Satu Paru-paru

5. Anjuran mengulang-ulang ayat untuk direnungkan

Ini pernah dicontohkan oleh rasulullah, dan diungkap istrinya Aisyah RA yang pernah melihat rasulullah membaca surat Ath-Thuur ayat 27, berhenti sebentar lalu mengulang ayat tersebut sambil berdoa. Bahkan Aisyah sempat pergi ke pasar dan begitu kembali rasulullah masih mengulang dan diiringi doa saat membaca ayat tersebut.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Reporter
Dini Afrianti Efendi
Category
Ragam

Berita Terkait: