Forgot Password Register

5 Fakta Katedral Notre-Dame yang Terbakar di Paris

5 Fakta Katedral Notre-Dame yang Terbakar di Paris Pemandangan Katedral Notre-Dame di Paris, Prancis, Agustus 2014. (Foto: Reuters/Charles Platiau)

Pantau.com - Masyarakat Prancis dan dunia dikejutkan dengan pemberitaan tentang kebakaran besar yang melanda Katedral Notre-Dame Paris, Prancis, pada Senin, 15 April 2019 pukul 18.30 waktu setempat.

Terbakarnya katedral yang dibangun pada abad 12 dan berusia 850 tahun itu membuat luka yang mendalam khususnya untuk masyarakat Prancis. Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran besar itu.

Katedral Notre-Dami merupakan salah satu warisan budaya dunia yang ditetapkan oleh UNESCO dan setiap tahun dikunjungi oleh jutaan wisatawan. Berikut fakta tentang Katedral Notre-Dame yang rangkum oleh Pantau.com.

Baca juga: Kebakaran Besar Melanda Katedral Notre-Dame di Paris

1. Dibangun pada masa pemerintahan Raja Louis VII


Pemandangan Katedral Notre-Dame di Paris, Prancis, Agustus 2014. (Foto: Reuters/Charles Platiau)

Melansir New York Post, katedral dibangun pada 1163, pada masa pemerintahan Raja Louis VII, dan selesai pada 1345. Katedral Notre-Dame dianggap sebagai permata arsitektur Gothic pada peradaban pertengahan.

Dalam pemerintahan Raja Louis juga dilakukan peletakkan batu pertama untuk Katedral Notre-Dame di Paris, pada 856 tahun lalu. Katedral itu juga disebut Our Lady of Paris.

2. Saksi pemenggalan 28 patung raja


Patung di Katedral Notre-Dame. (Foto: Pixabay)

Menjelang Revolusi Prancis di tahun 1793, sekitar 28 patung raja di dalam Katedral Notre-Dame diturunkan dan dipenggal dengan tongkat.

Momen itu merupakan lambang runtuhnya monarki dan dimaknai dengan pemenggalan Raja Louis XVI di awal tahun itu. Kini, 28 kepala dari patung raja tersebut dapat ditemukan di Musee de Cluny.

Baca juga: Penampakan Makam 4.400 Tahun dengan Lukisan Menakjubkan di Mesir

3. Lonceng dijadikan sebagai senjata


Orang menghadiri upacara memberkati delapan lonceng perunggu baru Katedral Notre-Dame de Paris di Paris, 2 Februari 2013. (Foto: Reutres/Gonzalo Fuentes)

Pada Revolusi Prancis, setidaknya terdapat 20 lonceng milik Katedral Notre-Dame yang dijadikan sebagai senjata. Lonceng tersebut dilelehkan untuk kemudian diubah menjadi peluru meriam.

Semua lonceng dijadikan bahan untuk senjata, namun satu lonceng yang tidak dilelehkan, yakni bernama Emmanuel. Lonceng itu merupakan lonceng terbesar milik Notre-Dame.

4. Menara tidak kembar


Menara di Katedral Notre-Dame. (Foto: Pixabay)

Banyak masyarakat berpikir bahwa dua menara yang ada di Katedral Notre-Dame adalah kembar. Namun, jika diperhatikan, sebenarnya menara yang terletak di bagian utara memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan menara di selatan.

5. Warisan dunia dan dikunjungi 13 juta wisatawan


Katedral Notre-Dame. (Foto: Pixabay)

Katedral Notre-Dame yang diakui UNESCO sebagai situs bersejarah dunia juga dikenal sebagai lokasi wisata yang tak pernah tidur. Sekitar 13 juta wisatawan asing mendatangi bangunan itu setiap tahunnya untuk mengabadikan momen, bahkan menjadi tempat mempelajari arsitekturnya.

Katedral Notre-Dame menjadi salah satu monumen populer di Prancis setelah Menara Eiffel. Di dalam katedral, ada sebuah organ yang berasal dari abad ke-18. Organ yang dimainkan dengan lima keyboard itu merupakan organ terbesar yang ada di Prancis.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More