Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Macron Sampaikan Dukungan kepada Spanyol Setelah Ancaman Trump Putus Hubungan Dagang

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Macron Sampaikan Dukungan kepada Spanyol Setelah Ancaman Trump Putus Hubungan Dagang
Foto: (Sumber : Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara di pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Selasa (20/1/2026). (ANTARA/Xinhua/Lian Yi/aa).)

Pantau - Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan percakapan telepon dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez untuk menyampaikan solidaritas dan dukungan kepada Spanyol di tengah ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berencana memutus perjanjian perdagangan dengan negara tersebut.

Informasi mengenai percakapan tersebut dilaporkan oleh stasiun televisi BFMTV yang mengutip keterangan dari Istana Elysee.

Ancaman tersebut muncul setelah Spanyol tidak mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militernya untuk menyerang Iran.

Selain itu, Amerika Serikat juga menilai Spanyol tidak bersedia meningkatkan pengeluaran pertahanan.

Pada Selasa 3 Maret, Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mengakhiri seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol.

Klaim Kerja Sama Spanyol dengan AS Dibantah

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Rabu 4 Maret mengatakan pemerintah Spanyol mulai bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam beberapa jam terakhir.

Pernyataan tersebut menyebutkan kerja sama terjadi setelah sebelumnya Spanyol menolak memberikan izin penggunaan pangkalan militer oleh Amerika Serikat.

Namun Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albarez membantah klaim tersebut.

Ia menegaskan bahwa posisi pemerintah Spanyol tidak mengalami perubahan terkait kebijakan tersebut.

Ketegangan Dipicu Konflik Iran

Ketegangan diplomatik tersebut terjadi di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Pada Sabtu 28 Februari Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran termasuk di ibu kota Teheran.

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan serta menimbulkan korban sipil.

Televisi pemerintah Iran kemudian mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur dalam serangan tersebut.

Setelah itu Iran melancarkan serangan balasan berupa rudal yang menargetkan wilayah Israel serta sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Penulis :
Aditya Yohan