Pantau Flash
Alex Marquez Resmi Bergabung dengan Sang Kakak di Repsol Honda
DPRD DKI: Anies Tak Pernah Berjanji Jika Tidak Lakukan Penggusuran
Menteri BUMN Pangkas Deputi Kementerian Jadi 3
Marquez Persembahkan Treble Crown untuk Lorenzo
Sesmenpora: Tidak Mungkin Indonesia Juara Umum Sea Games

5 Hewan Ini Lebih Dahulu Jelajahi Ruang Angkasa daripada Manusia

5 Hewan Ini Lebih Dahulu Jelajahi Ruang Angkasa daripada Manusia Ilustrasi astronaut. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Mencapai ruang angkasa, mungkin adalah satu satu prestasi terbesar umat manusia. Namun, pada awal penemuan roket, para ilmuan belum tahu pasti apa efek dari peluncuran roket ke ruang angkasa bagi manusia.

Apa Saja Binatang yang Pernah Jelajahi Ruang Angkasa?

Oleh karena itu, para ilmuan menggunakan hewan seperti anjing dan monyet untuk menguji efek ruang angkasa pada makhluk hidup. Sebelum manusia, berikut 5 hewan yang lebih dahulu mencapai ruang angkasa dikutip dari rd.com.

1. Lalat buah, 1947

lalat buah

Lalat buah merupakan hewan pertama yang dikirim ke ruang angkasa. (Shutterstock)

Pada tanggal 20 Februari 1947, Amerika Serikat mengirimkan lalat buah, hewan pertama yang mencapai ruang angkasa untuk menguji efek radiasi terhadap DNA. Peluncuran dilakukan dari White Sands Missile Range, New Mexico. 

Meski gagal mencapai orbit, Angakatan Udara AS mengklaim bahwa lalat buah itu telah mencapai ruang angkasa dengan jarak 50 mil di udara.

Baca juga: Infografis 5 Benda-benda Aneh yang Pernah Dikirim ke Luar Angkasa

2. Monyet Albert I dan Albert II, 1948-1949

monyet albert

Monyet Albert yang dikirim ke ruang angkasa. (Shutterstock)

Monyet pertama yang diluncurkan ke ruang angkasa adalah Albert I, seekor monyet rhesus jantan, yang kapsulnya berhasil mencapai jarak hingga 39 mil pada 11 Juni 1948. Tapi secara teknis itu belum mencapai ruang angkasa, dan Albert tidak hanya gagal dalam misi tersebut, ia juga tidak selamat saat peluncuran.

Monyet berikutnya yang dikirim ke ruang angkasa adalah Albert II dan ia berhasil mencapai 83 mil di atas langit pada 14 Juni 1949. Namun, ia juga tak bisa bertahan dalam misinya dikarenakan terdapat kesahalan teknis saat pendaratan parasutnya.

3. Tikus, 1950

tikus

Tikus yang dikirim ke ruang angkasa. (Shutterstock)

Tikus pertama yang dikirim ke ruang angkasa pada 15 Agustus 1950, dan memperoleh ketinggian hingga 87 mil, tetapi tak dapat bertahan karena mengalami hal yang sama pada Albert II, yakni kerusakan sistem parasut. 

Dua pekan kemudian, pada 31 Agustus, United Space kembali meluncurkan tikus lainnya ke ruang angkasa, namun mengalami hal yang sama dan tak bertahan dalam misinya. Di tahun berikutnya, lebih banyak tikus dikirim, dari 42 tikus hanya dua tikus yang selamat ke dan dari ruang angkasa.

Baca juga: 5 Potret Menakjubkan Fenomena di Luar Angkasa Ini Bikin Berdecak Kagum

4. Anjing Tsygam dan Dezik, 1951

anjing tsygam dan dezik

Anjing pertama yang dikirim ke ruang angkasa. (Shutterstock)

Anjing pertama yang dikirim ke ruang angkasa adalah Tsygan dan Dezik pada 15 Agustus 1951 oleh Uni Soviet. Mereka mencapai ruang angkasa dan menjadi organisme hidup pertama yang dapat bertahan hidup. Sayangnya, Dezik mati pada penerbangan kedua pada bulan September tahun itu.

5. Monyet Able dan Baker, 1959

monyet able dan baker

Monyet yang dikirim ke ruang angkasa. (Shutterstock)

Monyet pertama yang bertahan selama perjalanan ke dan dari ruang angkasa, seekor monyet rehsus dari Kansas, Baker, yang dikirim pada tanggal 28 Mei 1959, dan mencapai ketinggian hingga 360 mil.

Kedua monyet itu mampu selamat dalam kondisi yang baik selama empat hari sebelum akhirnya mati karena komplikasi selama operasi, menurut Smithsonian National Air and Space Museum. Sedangkan Baker mampu bertahan hidup hingga usia 24 tahun, ia kemudian dimakamkan di US Space and Rocker Center di Huntsville, Alabama.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam

Berita Terkait: