Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Teknologi & Sains

China Cetak Rekor di Luar Angkasa: 265 Proyek Ilmiah Diluncurkan dari Stasiun Orbital

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

China Cetak Rekor di Luar Angkasa: 265 Proyek Ilmiah Diluncurkan dari Stasiun Orbital
Foto: Gambar layar yang diambil di Beijing Aerospace Control Center pada 9 Desember 2025 menunjukkan astronot Shenzhou-21 Zhang Lu melakukan kegiatan ekstravehicular di luar stasiun ruang angkasa China yang mengorbit (sumber: Xinhua/Liu Yi)

Pantau - Stasiun luar angkasa China telah meluncurkan dan menjalankan sebanyak 265 proyek ilmu pengetahuan dan penerapan di orbit, sebagaimana diungkap dalam laporan tahunan Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) pada Kamis, 8 Januari 2026.

Laporan tersebut menyatakan bahwa proyek-proyek ini telah berhasil mencatatkan sejumlah pencapaian penting dan memecahkan beberapa rekor dalam sejarah eksplorasi luar angkasa.

Rekor dan Temuan Ilmiah yang Dicapai

Di antara rekor yang dicapai, tercatat bahwa China telah melakukan subjek uji mamalia pertama mereka di stasiun luar angkasa.

Selain itu, studi biologi pertama di dunia yang dilakukan dalam lingkungan submagnetik dan mikrogravitasi juga berhasil diselesaikan.

China juga mencatatkan kegiatan di luar wahana antariksa (extravehicular activity atau spacewalk) terlama dalam satu waktu sepanjang sejarah program luar angkasa mereka.

Pada tahun 2025 saja, terdapat 86 proyek baru yang menghasilkan data lebih dari 150 terabita.

Selama proses eksperimen di orbit, sebanyak 1.179 kilogram bahan ilmiah telah berhasil dikirim ke luar angkasa.

Dari jumlah tersebut, 105 kilogram sampel berhasil dibawa kembali ke Bumi untuk dianalisis lebih lanjut.

Beberapa temuan penting yang dihasilkan dari riset tersebut mencakup teknik baru untuk memantau tekanan intrakranial secara noninvasif.

Temuan lainnya meliputi wawasan baru mengenai proses pembekuan paduan tahan api serta uji coba perdana robot inspeksi saluran pipa di luar angkasa.

Kemajuan Program dan Dukungan Teknologi

Pada bulan November 2025, program stasiun luar angkasa China juga berhasil melaksanakan prosedur pulang alternatif pertamanya, menandai keberhasilan teknis baru dalam sistem keselamatan misi.

Laporan CMSA juga menyoroti kemajuan program dalam bidang sumber daya manusia, seperti rampungnya seleksi calon astronaut gelombang keempat.

Proses seleksi ini turut melibatkan spesialis muatan dari wilayah administratif khusus Hong Kong dan Makau.

Sebagai bagian dari inovasi teknologinya, China juga melaporkan keberhasilan dalam pengembangan sistem transportasi kargo berbiaya rendah untuk mendukung kelangsungan operasi stasiun luar angkasa mereka.

Penulis :
Leon Weldrick