Pantau Flash
Rp54 Juta dan 2.600 Dolar AS Disita KPK dari Rumdin Bupati Lampung Utara
Pasca Diserang, Raja Salman Sepakat Tambah Pasukan Militer AS
Juarai F1 GP Jepang, Bottas Antar Mercedes Kunci Gelar Juara Konstruktor
7 Paus Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Nusa Tenggara Timur
Tampil Lawan Norwegia Semalam, Sergio Ramos Pecahkan Rekor Lampaui Casillas

5 Kesalahan Pria dalam Berpakaian, Pernah Ngalamin?

5 Kesalahan Pria dalam Berpakaian, Pernah Ngalamin? Ilustrasi. fashion pria. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kebanyakan pria Indonesia bukan lah tipe yang memerhatikan perkembangan tren. Karena hal ini pula banyak pria yang melakukan kesalahan dalam berpakaian, seperti terlampau ketinggalan zaman ataupun saltum (salah kostum).

Men Fashion Expert, Ion Akhmad dalam peluncuran series celana Smart 360 Flex Khaki di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2019) menjabarkan, setidaknya ada lima kesalahan yang sering dilakukan pria saat berpakaian.

1. Salah ukuran

Entah karena malas atau malu bertanya, pria sering kali salah ukuran saat berbusana. Inilah faktor utama pria sering terlihat aneh dalam mengenakan busana.

"Jadi kesalahan yang paling fatal saya lihat sebenarnya dari ukuran sebenarnya. Banyak yang merasa ukurannya seharusnya M, pakainya S. Itu banyak," ujar Ion Akhmad.

2. Cuek dengan tren

Ion tidak menyalahkan jika pria tidak begitu mengikuti tren, namun menurutnya tidak ada salahnya mengerti sedikit agar setidaknya ada referensi dalam berbusana.

"Tapi usahakan untuk kita berada di zaman saat ini, jangan juga kita tertinggal, seperti 90-an. Jangan juga over the top, di tahun 2300 berapa, fit fashion saat ini," imbuh Ion.

Baca juga: Ini 5 Kesalahan Wanita dalam Berpakaian yang Sering Terjadi

Dalam hal sepatu, uniknya Ion masih sering menemukan pria yang memakai sepatu pantofel berdesain kotak, yang katanya itu sudah teramat jadul.

"Sepatu model itu tuh sudah enggak ada, eksisting negara lain sudah gone gitu sama model sepatu begitu. Di Indonesia masih ada saja yang makai, aku tuh heran," jelasnya.

3. Tidak mencari referensi

Ini salah satu yang terpenting menurut Ion, karena setiap orang harus memiliki patokan dalam berbusana yang diinginkan. Sebagai contoh, melihat Instagram, Pintrest, atau majalah. Perlu sadar diri juga, apakah model akan cocok jika dikenakan.

"Dia juga enggak mau tanya, mencari referensi. Sebenarnya ketika berpakaian, kita cari referensi, lihat Pintrest, lihat Instagram. Gue pengin kayak ini deh, tapi cocok enggak ya sama gue. Karena semakin banyak kita punya referensi, semakin banyak kita tahu apa yang cocok buat diri kita," jelasnya.

4. Memakai pakaian bertumpuk

Sudah tidak cocok, pria juga sering kali memaksakan penggunaannya, sehingga busana yang dipakai bertabrakan. Salah satunya dalam pemakaian celana kepanjangan yang malah menutupi sepatu.

"Kalau buat saya, kita pakai sepatu mau dilihat orang, sebaiknya jangan numpuk di sepatu. Sudah gitu, diukur sesuai panjang kakinya. Bukan custom sih, tapi kalau kepanjangan digunting, dipotong sesuai kaki panjangnya," jelasnya.

Baca juga: Girls, Kenali Ciri Pria Playboy dari Gaya Berpakaiannya

Jika tidak ingin dipotong, maka tidak masalah digulung, tapi bukan gulung asal-asalan dan harus rapi. Begitupun dengan kaus kaki yang memang seharusnya sedikit terlihat karena memiliki keterkaitan dengan sepatu.

5. Tidak lihat situasi dan kondisi

Pria sering kali asal saat datang dalam satu acara, padahal penting untuk memerhatikan acara yang akan didatangi dan menyesuaikan dengan busana. Tidak hanya acara, bahkan busana saat cuaca panas pria kerap memakai jaket panjang yang pantas dipakai saat musim dingin.

"Pilihan kalau di luar negeri ada empat musim, jadi mereka kurang 'ngeh'. Fall winter (musim dingin) suka diaplikasiin di sini, tapi tanpa melihat situasinya (sedang musim panas). Jadi kayak hal yang salah kostum," tutupnya 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Rifeni
Reporter
Dini Afrianti Efendi
Category
Ragam