Pantau Flash
Resmi! Jokowi-Ma'ruf Jadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024
Marquez Juara GP Jepang, Honda Raih Gelar Konstruktor MotoGP 2019
Presiden Jokowi Janji Umumkan Nama Menteri Kabinetnya Besok
Jelang Pelantikan Presiden, Bus Transjakarta Alihkan Sejumlah Rute
TNI-Polri Kerahkan Armada Udara Pantau Situasi Pelantikan Presiden

5 Pesepakbola Paling Brutal, Ada yang Sampai Berurusan dengan Polisi

Headline
5 Pesepakbola Paling Brutal, Ada yang Sampai Berurusan dengan Polisi Gennaro Gattuso. (Foto: AFP)

Pantau.com - Sebagai olahraga yang melibatkan fisik, tak jarang para pesepakbola kerap terlibat bentrok di atas lapangan. Namun selain karena ketidaksengajaan, ada beberapa pemain yang terkenal memiliki gaya permainan brutal. 

Kebanyakan, pemain bertipe brutal ini berposisi di gelandang bertahan atau jantung pertahanan yang memang ditugaskan khusus untuk memotong alur serangan tim lawan. Permainan agresif dan lugas sangat diperlukan, apalagi jika dalam keadaan diserang. 

Berikut Pantau.com merangkum lima pesepakbola paling brutal di dunia:

1. Roy Keane


Roy Keane. (Foto: AFP)

Salah satu legenda Manchester United, Roy Keane terkenal memiliki gaya permainan brutal di atas lapangan. Ia kerap kali terlibat permasalahan terutama dengan gelandang Arsenal, Patrick Vieira. 

Roy Keane total mengumpulkan tujuh kartu merah, empat di antaranya diterima langsung. Namun torehan tujuh gelar Premier League, empat Piala FA, serta empat Community Shield seolah menjadi penghapus dosa Keane.

Ada cerita konyol soal emosional Keane. Dia tak pernah tampil di piala dunia sepanjang karirnya karena ulahnya sendiri.

Sebenarnya, pada Piala Dunia 2002 yang berlangsung di Jepang dan Korea Selatan, Republik Irlandia lolos ke pesta sepakbola empat tahunan itu, dan Keane jadi kapten kala itu.

Namun saat sudah berada di Jepang dan jelang latihan persiapan akhir, ia berulah. Tak hanya satu, tapi banyak ulah. Pertama dia mengkritik fasilitas latihan yang diterima timnya di Saipan, Jepang. Bahkan ia menyebut tempat latihan itu sebagai 'parkiran mobil'. Kemudian Keane bertengkar dengan rekan setimnya. Terakhir, dia menghina habis-habisan sang pelatih, Mick McCarthy saat sesi jumpa pers.

McCarthy pun geram dan langsung memulangkan Keane.

2. Gennaro Gattuso


Gennaro Gattuso. (Foto: AFP)

Membicarakan pemain paling brutal, kurang lengkap rasanya jika tidak memasukkan nama mantan gelandang AC Milan, Gennaro Gattuso. Pernah menjabat sebagai manajer Rossoneri, ia terkenal sebagai salah satu sosok paling brutal saat masih menjadi pemain. 

Gattuso seolah tidak takut dengan pemain manapun di atas lapangan. Tak pelak, ia beberapa kali terlibat perkelahian antar pemain dalam pertandingan. 

Saking terkenal garangnya, kini jika ada gelandang bertahan yang lugas, kadangkala dikaitkan dengan nama Gattuso.

3. Pepe 


Pepe. (Foto AFP)

Bek Real Madrid ini sebenarnya merupakan salah satu pemain bertahan yang ditakuti lawan-lawannya. Selain mahir dalam mengawal lini belakang, pemain asal Portugal ini juga tidak segan-segan menjegal striker lawan yang coba masuk ke daerah bertahan.

Saking brutalnya, Pepe pernah dihukum larangan bertanding sebanyak 10 laga pada musim 2008/2009 saat memperkuat Real Madrid. Kala itu ia melakukan pelanggaran brutal terhadap pemain Getafe Javier Casquero pada 21 April 2009. Pepe dua kali menendang Casquero saat sudah terjatuh.

Pemain berkepala plontos itu kemudian menekan kepala dan menginjak badan Casquero. Tak berhenti di situ, bek asal Portugal itu juga memukul Juan Angel Albin usai mendapat kartu merah dari wasit.


4. Vinnie Jones


Vinnie Jones. (Foto: AFP) 

Ajang Premier League 1992 memunculkan nama Vinnie Jones sebagai tukang jegal paling keras di zamannya. Ia total menerima 12 kartu merah sepanjang karier profesionalnya sebagai pemain. Insiden paling diingat tentu saat ia meremas kemaluan Paul Gascoigne. 

5. Joey Barton


Joey Barton. (Foto: Istimewa)

Tidak heran jika nama Joey Barton masuk dalam daftar salah satu pemain paling brutal di dunia sepak bola. Ia tidak jarang terlibat perkelahian bahkan dengan rekan setimnya. 

Seperti kasus perkelahiannya dengan Ousmane Dabo saat keduanya berseragam Manchester City 2007 silam. Saat itu Barton melakukan pemukulan beberapa kali Dabo yang menyebabkan sang pemain menderita cacat permanen pada mata kirinya. 

Ia pun pernah berurusan dengan polisi karena melakukan penyerangan terhadap seorang sopir taksi di Liverpool.

Pada 13 April 2019, Joey Barton yang kala itu melatih tim kasta ketiga Liga Inggris, Fleetwood, dituduh melakukan aksi kekerasan kepada Daniel Stendel, pelatih Barnsley saat kedua tim bertanding.

Serangan Barton kepada Stendel dilakukan di lorong ganti pemain. Akibat serangan tersebut, Stendel sampai patah gigi. Lagi-lagi, Barton harus berurusan dengan kepolisian, duh.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: