Forgot Password Register

50% Pembayaran Zakat Diprediksi Beralih ke Non Tunai

50% Pembayaran Zakat Diprediksi Beralih ke Non Tunai Ilutrasi pembayaran online (Foto:Pixabay)

Pantau.com - Perkembangan teknologi finansian (Fintech) tidak hanya berdampak dalam perekonomian secara khusus, namun juga memberi dampak pada inovasi pembayaran sedekah/zakat di Indonesia.

Deputi Baznas, Arifin Purwakananta memprediksi dalam 2 hingga 3 tahun kedepan masyarakat yang bermigrasi menyalurkan zakat/sedekah melalui peralatan digital akan mencapai lebih dari 50 persen.

"Prediksi saya dalam 2-3 tahun ini akan ada migrasi dari donasi melalui perbankan atau cash sebanyak lebih dari 50 persen melalui peralatan digital termasuk QR code," ujarnya saat ditemui di Gedung Wisma Sirca, Baznas, Jl. Johar, Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2018).

Baca juga: Catat! Ini Event Belanja Ramadan yang Bikin Mupeng

Ia meyakini ini akan segera terealisasi karena perilaku masyarakat saat ini sudah mulai mengarah pada pembayaran non tunai melalui teknologi digital atau fintech.

"Ini tidak main-main, karena perilaku masyarakat mulai banyak menggunakan uang elektronik dan berbagai alat pembayaran non cash," ungkapnya.

Sehingga Baznas menyarankan agar penyedia jasa teknologi keuangan dapat turut serta berkolaborasi untuk juga mengembangkan dalam bisnis syariah.

Baca juga: Mau Beli Parsel Lebaran? Perhatikan Hal Ini Supaya Nggak Kecewa

"Jadi kami mengupayakan penggunaan ini dengan syariah jadi mitra-mitra kami, ami berharap lebih banyak bisnis ecash yang masuk pada bisnis syariah. Kami berharap lebih banyak bisnis e-cash yang masuk pada bisnis syariah," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More