Pantau Flash
Marcus/Kevin Perpanjang Rekor Buruk Jumpa Endo/Watanabe
10 Tempat Kerja Terbaik di Singapura, Google Nomor 1
Iwan Bule Sebut Penggawa Timnas U-22 Bisa Bela Tim Senior
Greys/Apri Gagal Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals 2019
Waskita Bantah Kabar di Medsos yang Sebut Tol Layang Japek Meliuk-liuk

Ada Nama Gus Dur, Ini 5 Tokoh Nasional Keturunan Tionghoa-Indonesia

Ada Nama Gus Dur, Ini 5 Tokoh Nasional Keturunan Tionghoa-Indonesia Abdurrahman Wahid. (Foto: via wikipedia)

Pantau.com - Dalam sejarah peradaban bangsa Indonesia banyak sekali suku dan kaum yang berjuang bersama. Salah satunya adalah masyarakat Tionghoa. 

Bahkan darah Tionghoa anak bangsa baik yang tercatat sejarah maupun tidak, ternyata tidak sedikit menjadi sosok yang melekat dalam era perjuangan nasional.

Berikut 5 tokoh nasional keturunan Indonesia-Tionghoa yang dirangkum Pantau.com;

1. Soe Hok Gie


Soe Hok Gie. (Foto: via wikipedia)

Soe Hok Gie merupakan seorang mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah pada tahun 1962-1969. Ia lahir pada 17 Desember 1942 di Jakarta, dan meninggal pada usia 26 tahun di Gunung Semeru pada 16 Desember 1969 pada umur 26 tahun.

Semasa hidupnya, Soe Hok Gie adalah anak bangsa keturunan Tionghoa yang menentang pemerintahan Soeharto yang dianggap diktator dalam segala kebijakan. 

Baca juga: Miris! Deretan Penemuan Anak Bangsa yang Tak Dihargai di Negeri Sendiri

2. Yap Tjwan Bing


Yap Tjwan Bing. (Foto: via wikipedia)

Yap Tjwan Bing adalah seorang sarjana Farmasi dan apoteker yang juga dosen dan anggota Dewan Kurator ITB Bandung. Dia juga merupakan salah satu anggota pertama Ikatan Apotheker Indonesia (berdiri tahun 1955) Tahun 1945 terpilih menjadi salah satu anggota PPKI.

Setelah kemerdekaan, ia bergabung dengan PNI. Namanya diabadikan menjadi salah satu ruas jalan di kota Surakarta menggantikan Jalan Jagalan yang diresmikan oleh Wali kota Surakarta H. Ir Joko Widodo pada tanggal 22 Februari 2008 dalam rangka Imlek Bersama di kota Solo.

3. Laksmana Muda TNI (Purn) John Lie


Laksmana Muda TNI (Purn) John Lie. (Foto: via wikipedia)

Ia merupakan seorang perwira tinggi Angkatan laut. Kesibukannya dalam perjuangan membuat ia baru menikah pada usia 45 tahun, dengan Pdt. Margaretha Dharma Angkuw.

Kemudian John Lie mengganti namanya dengan Jahja Daniel Dharma pada 30 Agustus 1966.

Baca juga: Cak Imin Kenang Kebijakan Gus Dur Rangkul Papua di Tengah Gejolak

4. Siauw Giok Tjhan


Siauw Giok Tjhan. (Foto: via wikipedia)

Ia lahir di Kapasan, Simokerto, Surabaya, Jawa Timur, 23 Maret 1914 dan meninggal di Leiden, Belanda, 20 November 1981 di usia 67 tahun. Siauw adalah seorang politikus pejuang dan tokoh gerakan kemerdekaan Indonesia keturunan Tionghoa. 

5. Abdurrahman Wahid


Abdurrahman Wahid. (Foto: via wikipedia)

"Saya ini China tulen sebenarnya, tetapi ya sudah nyampurlah dengan Arab, India," ungkap Gus Dur, seperti diberitakan Kompas.com pada 30 Januari 2008 silam.

Sontak, pengakuan cucu cucu dari ulama besar NU Hasyim As'ari membuat geger. Bahkan, menurut pengakuan warga Tionghoa sendiri, Gus Dur merupakan keturunan mereka bermarga Tan.

Ia adalah Presiden RI ke-4 menggantikan BJ Habibie setelah dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat hasil Pemilu 1999. Lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940, dan wafat di Jakarta pada usia 69 tahun tepatnya 30 Desember 2009. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: