Pantau Flash
Sainsbury Akan Stop Berjualan Kembang Api
Timnas Panahan 'Downgrade' Target Medali di SEA Games 2019
Pertumbuhan Ekonomi China di Kuartal ke-3 Meleset dari Ekspektasi
Kementan Dorong Penambahan Satu Juta Petani Milenials
Pemkab Bekasi Minta Proyek LRT Diperpanjang hingga Cikarang

Amarah Vettel yang Finish Pertama Namun Gagal Juara di GP Kanada

Amarah Vettel yang Finish Pertama Namun Gagal Juara di GP Kanada Pebalap Ferarri Sebastian Vettel (Foto: Reuters/Gonzalo Vuentes)

Pantau.com - Penalti merenggut kemenangan Sebastian Vettel untuk Ferrari di Grand Prix (GP) Kanada, Minggu, 8 Juni 2019, sehingga gelar juara balapan seri ketujuh itu jatuh ke tangan pebalap Mercedes Lewis Hamilton.

Dikutip dari Reuters, Vettel yang start dari pole position menyentuh garis finis pertama di depan Hamilton. Namun tidak ada perayaan kemenangan untuk Ferrari, karena sang pebalap Jerman harus turun ke peringkat dua setelah mendapatkan hukuman karena re-entry yang membahayakan di trek.

Baca juga: Vettel Klaim Miliki Trik Hentikan Kemenangan Mercedes di GP Kanada

Berada di bawah tekanan dari Hamilton, Vettel membuat kesalahan di putaran ke-48 ketika dia terlalu keras melintasi chicane dan melebar ke rumput di pinggir trek. Dia berhasil mengendalikan mobilnya untuk kembali ke trek di depan sang pebalap Inggris yang terpaksa melakukan pengereman keras agar terhindar dari terpojok ke pagar pembatas.

Balapan dilanjutkan sementara insiden tersebut diinvestigasi oleh steward. Beberapa lap kemudian ketika Vettel diberitahu keputusan penalti tersebut, amarah sang juara dunia empat kali itu meledak seperti terdengar di radio komunikasi pebalap.

"Aku tak punya jalan lain. Serius, aku tak bisa kemana-mana," kata Vettel.

"Mereka merampas balapan ini dari kami," lanjutnya.

Ferrari yang tak senang, harus puas membawa pulang trofi runner-up di podium oleh Vettel dan peringkat tiga oleh rekan satu timnya, Charles Leclerc. Setelah balapan, Vettel melompat keluar dari mobilnya dan langsung menuju ke kantor steward.

Ketika dia keluar dari sana, dia berjalan melintasi mobil balap yang diparkir dan mengambil tanda nomor satu di depan mobil Hamilton kemudian menggantinya dengan penanda nomor dua. Di tempat lain Mercedes memberi tahu Hamilton untuk tetap berada "di belakang girbok Vettel" dan menyambut kemenangan itu.

"Bukan kemenangan seperti yang aku inginkan," ungkap Hamilton, yang sekaligus menjadi kemenangan kelimanya musim ini serta menyamai rekor kemenangan Michael Schumacher di Kanada selama tujuh kali itu.

Baca juga: Mobilnya Melintir saat Duel dengan Hamilton? Vettel: Tak Ada Tekanan

Keputusan untuk menjatuhkan hukuman ke Vettel membuat Mercedes memperpanjang dominasi mereka dengan menyapu bersih tujuh gelar juara Grand Prix musim ini.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Category
Olahraga

Berita Terkait: