
Pantau - Perdana Menteri Kanada Mark Carney pada Selasa (3/3) menyampaikan penyesalan atas kegagalan tatanan internasional dalam meredam ketegangan di kawasan Timur Tengah saat berbicara kepada awak media di Sydney dalam kunjungan resminya ke Australia.
Ia juga meminta semua pihak yang terlibat dalam konflik, termasuk Amerika Serikat dan Israel, untuk "menghormati aturan interaksi internasional.", ungkapnya.
Seruan Deeskalasi Konflik
Carney menegaskan bahwa Kanada mendorong langkah cepat untuk meredakan ketegangan yang berpotensi memperluas konflik di kawasan tersebut.
"Kanada menyerukan deeskalasi pertempuran yang cepat dan siap membantu mewujudkan target itu.", kata Carney.
Ia juga menilai bahwa ancaman nuklir Iran masih tetap ada meskipun selama puluhan tahun telah dilakukan berbagai upaya internasional untuk mengatasinya.
Menurutnya, berbagai resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa serta upaya Badan Energi Atom Internasional belum sepenuhnya menghilangkan potensi ancaman nuklir dari Iran.
Kritik terhadap Tindakan Amerika Serikat dan Israel
Carney menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel telah mengambil langkah tertentu tanpa melibatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Ia juga menambahkan bahwa tindakan tersebut dilakukan tanpa konsultasi dengan sejumlah sekutu, termasuk Kanada.
"Kanada menegaskan kembali bahwa hukum internasional mengikat semua pihak yang terlibat dalam konflik tersebut.", tegasnya.
Carney menilai penyelesaian krisis memerlukan komitmen terhadap solusi politik yang lebih luas.
Ia menekankan bahwa interaksi diplomatik "penting untuk menghindari konflik yang lebih luas dan dalam.", ujarnya.
- Penulis :
- Leon Weldrick







