Pantau Flash
Sani Rizki: Insya Allah Kami Bisa Menjadi Juara
Menteri PUPR: Proyek Tol JORR II Rampung 2020
Jokowi Akan Undang Kapolri Senin Pekan Depan Tanya Kasus Novel
Menteri Tjahjo Ingin ASN Tetap Kerja 5 Hari dalam Seminggu
Basuki Akui Pembangunan Tol Kunciran-Serpong Sempat Terhenti 10 Tahun

Beda dari Habibie, Ini Alasan 3 Presiden RI Tak Dimakamkan di TMP Kalibata

Beda dari Habibie, Ini Alasan 3 Presiden RI Tak Dimakamkan di TMP Kalibata BJ Habibie. (Foto: via ABC News)

Pantau.com - Bacharuddin Jusuf Habibie telah disemayamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019). Presiden ke-3 RI itu akan dimakamkan di sebelah makam istrinya, Ainun Hasri Habibie.

Ketika Ainun wafat, Habibie memang pernah berwasiat bahwa dirinya ingin dimakamkan di TMP Kalibata asalkan bersebelahan dengan makam sang istri. Habibie menjadi presiden pertama Indonesia yang dimakamkan di TMP Kalibata. Sebab, tiga presiden RI yang telah lebih dulu meninggal dunia dimakamkan di tempat berbeda. 

Sebagai tokoh politik, para Presiden itu sebenarnya berhak untuk dimakamkan di TMP Kalibata. Namun ada alasan mengapa tiga presiden RI sebelumnya dimakamkan di lokasi yang berbeda.

Baca juga: Jejak Kontroversi BJ Habibie: Setujui Referendum Timor Timur

1. Soekarno


Soekarno. (Foto: via wikipedia)

Presiden RI pertama Soekarno wafat pada 21 Juni 1970. Sempat terjadi perdebatan antara pihak keluarga dan pemerintah terkait di mana Soekarno akan dimakamkan. Namun kemudian, Soeharto yang ketika itu menjadi Presiden, memutuskan agar Bapak Proklamator tersebut dimakamkan di Blitar dengan upacara kenegaraan. 

Berdasarkan buku Otobiografi 'Soeharto, Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya' yang ditulis G Dwipayana dan Ramadhan KH, menurut Soeharto, Bung Karno pernah berwasiat agar jenazahnya dimakamkan di tempat rakyat bisa datang. 

Soeharto juga mengatakan bahwa semasa hidupnya Bung Karno sangat menghormati sang ibu, Ida Ayu Nyoman Rai. Maka diputuskan, jenazah Soekarno dimakamkan di Blitar bedampingan dengan makam kedua orangtuanya. 

2. Soeharto


Soeharto. (Foto: via wikipedia)

Presiden ke-2 RI Soeharto dikebumikan di makam keluarga di Astana Giri Bangun, Karang Anyar, Jawa Tengah. Lokasi pemakaman itu juga menjadi wasiat Soeharto sebelum meninggal pada 27 Januari 2008. 

Dalam buku 'Soeharto, Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya' itu juga Soeharto ingin agar ketika meninggal, dimakamkan dekat sang istri, Tien Soeharto. Sebagai pemegang bintang gerilya, Tien Soeharto sebenarnya berhak dimakamkan di TMP Kalibata. 

Namun sebelum meninggal, Ibu Tien telah mendirikan Yayasan Mangadeg Surakarta, salah satunya makam keluarga Astana Giribangun tempat ayah Ibu Tien juga dimakamkan.

Baca juga: Quraish Shihab Sebut Habibie Sempat Mengucurkan Air Mata dan Tidak Senyum

3. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)


Gus Dur. (Foto: via wikipedia)

Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tutup usia pada 30 Desember 2009. Seperti dua presiden sebelumnya, Gus Dur juga dimakamkan di makam keluarga di komplek pemakaman Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Ponpes yang didirikan oleh kakek Gus Dur, Hasyim Asy'ari. Makam Gus Dur diletakkan satu area dengan ayah, KH. Wahid Hasyim , dan kakeknya. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati
Category
Nasional

Berita Terkait: