Pantau Flash
Sri Mulyani Klaim Kenaikan Cukai Rokok untuk Sebuah Keseimbangan
Jojo Terhenti di Babak Pertama China Open 2019
Donald Trump Klaim AS Capai Kesepakatan Perdagangan dengan Jepang
Setelah Presiden World Bank, Kali Ini Presiden ADB Mengundurkan Diri
Ledakan Bom Tewaskan 24 Orang Dekat Kampanye Presiden Afghanistan Ashraf

Benarkah Bekerja dari Rumah Membuat Seseorang Semakin Stres? Ini Faktanya

Benarkah Bekerja dari Rumah Membuat Seseorang Semakin Stres? Ini Faktanya Bekerja dari Rumah. (iStock)

Pantau.com - Menurut sebuah studi yang di terbitkan Organisasi Buruh Internasional (International Labor Organization/ILO) menerangkan bahwa bekerja dari rumah ternyata bisa menyebabkan insomnia, stres dan kesepian yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang bekerja dari kantor.

Laporan tersebut mengangkat tema tentang bekerja kapan saja dan di mana saja, serta dampak terhadap kebiasaan bekerja dari tiga kelompok pekerja, yaitu orang-orang yang bekerja secara regular di rumah, karyawan yang membagi ruangan antara rumah dan kantor, serta mereka yang bekerja di beberapa tempat di luar kantor.

Baca Juga: Dari Cara Menggunakan Bra Kamu Bisa Menebak Kepribadian Wanita

Mereka melakukan studi di 15 negara yang mencakup Jepang, Amerika Serikat, dan 10 negara di Eropa.

Peneliti memperingatkan, saat teknologi komunikasi memungkinkan pekerja bekerja di luar kantor, hal ini dapat mengaburkan “batas-batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, tergantung pada tempat kerja dan karaktersitik pekerjaan yang berbeda”.

Studi ini menemukan bahwa orang-orang yang bekerja di luar kantor rentan terhadap kesejahteraan yang negatif dan mengalami efek kesehatan yang buruk.

Hampir setengah dari responden atau sekitar 41 persen dari karyawan yang sangat mobile melaporkan tingkat stres lebih tinggi dibandingkan pekerja kantoran.

Baca Juga: Inilah Perpisahan Paling Menyakitkan Bagi Manusia

Penelitian ini juga menemukan, 42 persen di antaranya mengalami insomnia dibandingkan dengan 29 persen pekerja kantoran regular.

Orang-orang yang bekerja di luar kantor cenderung bekerja lebih lama, dan banyak yang merasa terisolasi dan kurangnya informasi informal yang ada di tempat kerja.

Untuk memperbaiki kesenjangan ini, ILO merekomendasikan adanya telekomunikasi paruh waktu secara formal sehingga orang-orang yang bekerja dari rumah bisa tetap menjalin hubungan dengan rekan kerja mereka yang berada di kantor.

Solusinya, mereka mungkin bisa datang ke kantor beberapa hari dalam sepekan untuk kembali terhubung secara pribadi, demikian seperti dilansir laman Real Simple.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Kontributor - ANU
Penulis
Kontributor - ANU
Category
Ragam

Berita Terkait: