Forgot Password Register

Ahmad Dhani Sebut Penyakit Al Ghazali Serang Bibir dan Kelamin

Ahmad Dhani Sebut Penyakit Al Ghazali Serang Bibir dan Kelamin Ahmad Dhani Prasetyo (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Sama seperti dirinya, musisi Ahmad Dhani Prasetyo menjelaskan betapa bahayanya penyakit alergi obat yang diderita Al Ghazali hingga menimbulkan luka di bibir hingga di alat kelamin putranya.

"Jadi yang diserang itu, mohon maaf ya, yang diserang itu kelamin. Dan Al bibir juga kena, kalau saya kelamin saja. Jadi kalau diserang penyakit itu harus istirahat," ujar Ahmad Dhani di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (24/9/2018).

Terbukti setelah penyakit itu menyerang anaknya, Al terlihat mengenakan masker di wajah untuk menutupi luka yang ada di bibir anak sulung hasil perkawinannya dengan Maia Estianty itu.

"Iritasi, luka, bibirnya luka. Terakhir dia lagi main di mana itu, ditutup. Karena bibirnya luka. Kalau saya luka di sini (sudut kiri), Al lebih parah gitu," tutur Dhani.

Baca juga: Al Ghazali Kecelakaan, Ahmad Dhani Mohon Do'a

Usai terserang alergi, Al diwajibkan untuk istirahat total dan tidak boleh mengonsumsi obat apapun demi menetralisir obat yang tengah berada di dalam tubuh. Sayang Al cukup tak mendengar instruksi dokter, sehingga alergi itu kembali terulang saat ia memakan salah satu obat anti mabuk.

"Anak muda kan enggak seperti saya. Kalau saya kena penyakit itu, saya harus serius menyembuhkannya karena istri saya gimana kalau membutuhkan ‘itu’ saya kan," katanya sambil terkekeh.

Baca juga: Al Ghazali Pingsan, Ahmad Dhani Khawatir Sindrom Stevens Johnson

Sementara itu, Dhani sendiri baru mengetahui Al menderita penyakit yang sama seperti dirinya setelah kakak dari El Rumi dan Dul Jaelani itu baru terbuka dan bercerita kepada dirinya.

"Baru kemarin itu dia cerita. Baru dia ke dokter, baru dia ceritain. Kan bundanya juga pengalaman dengan saya. Saya umur 20-an juga punya penyakit itu. Dari umur 20 tahunan," tukas Dhani.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More