Forgot Password Register

Bertemu 4 Mata, Ternyata Ini yang Disampaikan Mahfud MD ke Jokowi

Bertemu 4 Mata, Ternyata Ini yang Disampaikan Mahfud MD ke Jokowi Ilustrasi Mahfud MD. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Sempat digadang-gadang sebagai cawapres Jokowi, nama Mahfud MD akhirnya "hilang" di detik-detik terakhir dan digantikan oleh Ketum MUI Ma'ruf Amin.

Melalui akun Twitternya @mohmahfudmd, ia mengungkapkan perasaannya. Menurut mantan Ketua MK itu, keputusan Jokowi adalah realita politik yang tidak dapat dihindarkan. Ia pun telah bertemu Jokowi 4 mata.

"Saya minta maaf dan berterimakasih kepada masyarakat yang mengirim pesan/pertanyaan dan simpati kepada saya terkait keputusan Pak Jokowi memilih KH Makroef Amin sebagai cawapresnya. Ada ribuan WA, SMS, Twitter. Saya minta maaf kaena saya hanya bisa membaca tanpa bisa menjawab 1 persatu," tulisnya seperti dikutip Pantau.com, Sabtu (11/8/2018).

Baca juga: Ganjar Pranowo: Mahfud MD Itu Orang Langka

"Keputusan Pak Jokowi itu adalah realitas politik yang tak terhindarkan. Meski kaget saya tidak kecewa. Saya sudah bertemu berdua dengan Pak Jokowi. Saya memaklumi pilihan itu sulit dihindarkan. Saya bilang, Pak Jokowi tak perlu metass bersalah. Itu hak beliau untuk memutuskan yang terbaik."

Pria kelahiran Madura itu meminta, seluruh pendukung dan simpatisan yang agar menghargai keputusan Jokowi. Pilihan Jokowi, kata Mahfud, sesuai dengan konstitusional.

"Yang sudah diputuskan oleh Pak Jokowi sudah sesuai dengan hak dan mekanisme konstitusional. Kita harus terima itu sebagai kesadaran konstitusional kita. Alangkah ngeri hidup bernegara kalau kita tak punya kesadaran berkonstitusi dan berhukum! Itu yang harus ditekankan untuk merawat NKRI," pungkasnya.

Seperti diketahui, Mahfud MD sebelum deklarasi capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin, sudah ditelepon oleh Setneg Pratikno dan juga diminta untuk mengirimkan CV serta menjahit kemeja putih oleh Setkab Pramono Anung.

Baca juga: 'Psywar' Pertama Ma'ruf Amin untuk Pasangan Prabowo-Sandiaga

Share :
Komentar :

Terkait

Read More