Pantau Flash
Alex Marquez Resmi Bergabung dengan Sang Kakak di Repsol Honda
DPRD DKI: Anies Tak Pernah Berjanji Jika Tidak Lakukan Penggusuran
Menteri BUMN Pangkas Deputi Kementerian Jadi 3
Marquez Persembahkan Treble Crown untuk Lorenzo
Sesmenpora: Tidak Mungkin Indonesia Juara Umum Sea Games

Boris Johnson: Iran Dalang Serangan Fasilitas Minyak Arab Saudi

Boris Johnson: Iran Dalang Serangan Fasilitas Minyak Arab Saudi Kebakaran di fasilitas minyak Arab Saudi. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Pemerintah Inggris menyatakan keyakinan mereka bahwa Iran yang bertanggung jawab atas serangan fasilitas minyak Arab Saudi dan pihaknya akan bekerja sama dengan sekutu Amerika Serikat dan Eropa dalam respons gabungan, kata Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, Senin (23/9/2019).

Amerika Serikat dan Arab Saudi telah menyalahkan Iran atas serangan 14 September yang mulanya mengurangi separuh produksi minyak Saudi. Kelompok al Houthi Yaman dukungan Iran mengaku bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

"Inggris mengaitkan tanggung jawab dengan kemungkinan yang begitu besar terhadap Iran atas serangan Aramco. Kami kira sangat mungkin bahwa Iran memang yang bertanggung jawab," kata Johnson kepada awak media dalam perjalanannya menghadiri Majelis Umum PBB di New York.

Baca juga: Presiden Iran Hassan Rouhani: Serangan di Arab Saudi Balasan dari Yaman

"Kami akan bekerja sama dengan rekan kami Amerika dan Eropa untuk membuat tanggapan, yang berupaya meredakan ketegangan di kawasan Teluk."

Seorang pejabat Inggris mengatakan klaim tanggung jawab al Houthi tidak masuk akal, dengan skala, kecanggihan dan jangkauan serangan yang tak sesuai dengan kemampuan mereka. "Tidak masuk akal itu tidak akan diizinkan oleh pemerintah Iran," kata pejabat tersebut.

Saat ditanya apakah Inggris akan mengesampingkan tindakan militer, Johnson menuturkan pihaknya akan mencermati usulan Amerika Serikat untuk berbuat lebih banyak membantu membela Arab Saudi.

Baca juga: Arab Saudi Soal Serangan Fasilitas Minyak: Bukti Mengarah pada Iran

"Jelas jika diminta, entah itu oleh Arab Saudi atau oleh Amerika, untuk berperan maka kami akan mempertimbangkan dengan cara apa kami bisa bermanfaat," kata dia.

Johnson mengatakan akan membahas aksi Iran di kawasan dengan Presiden Hassan Rouhani di pertemuan PBB, serta mendesak pembebasan sejumlah warga negara Iran berkebangsaan ganda, yang katanya ditahan "secara ilegal dan sewenang-wenang."

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: